alexametrics

Koleksi Secret Garden Riny Suwardy

loading...
Koleksi Secret Garden Riny Suwardy
IST
A+ A-
Kiprah perancang busana Riny Suwardy melambung setelah dipercaya sejumlah artis untuk merancang gaun pengantin mereka. Baru-baru ini, Riny merilis 10 koleksi kebaya bertema Secret Garden di Jakarta Wedding Festival 2015 , Jakarta Convention Center.

Untuk komposisi bahan, Riny memilih lace , brokat, sifon, dan tile demi menajamkan kesan ringan. Sementara aksesori, dipilih kristal swarovski dan payet. Pilihan warna Secret Garden mengacu pada warna pastel yang lembut termasuk pink , abu-abu, putih, krem, dan ungu yang anggun. Secret Garden memperlihatkan siluet sederhana dan ringan ala seorang peri bersayap yang tergambarkan dengan slayer .

“Busananya lebih sederhana, tapi waktu dipakai memang agak melambai. Itu karena ada slayer yang mirip sayap,” kata Riny. Beberapa gaun yang dihasilkan Riny bermandikan motif dan tekstur tingkat tinggi yang dikerjakan dengan tangan. Pemakaian swarovski memang lebih dominan karena ditempatkan di semua lekukan baju.



Tak hanya itu, Riny juga menambahkan detail seperti ruffle ataupun corsage sambung, yang memang menjadi ciri khasnya. Dengan demikian, ini pun semakin menyempurnakan detail busana. Selain kaya detail, keistimewaan koleksi Secret Garden adalah penggunaan materialnya. Rini sengaja memilih bahan seperti lace Prancis, brokat, sifon, hingga tile .

Alhasil, karya Riny pun menjadi semakin eksklusif, apalagi ditambah pembuatannya yang secara manual atau handmade , dan memakan waktu hingga enam bulan pengerjaan untuk setiap baju. Tak heran, harga yang dibanderol untuk satu set busana pengantin koleksi Secret Garden pun berkisar Rp30 juta-Rp45 juta. Bagi Riny, koleksi Secret Garden menjadi karyanya yang sangat spesial. Bukan hanya model ataupun detail yang digunakan, tapi koleksi tersebut lahir setelah Riny vakum selama 1,5 tahun.

Anton C
(ftr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak