5 Negara Asia Pasifik yang Paling Ramai Dikunjungi, Nomor 3 Tak Disangka

Jum'at, 10 Maret 2023 - 18:26 WIB
loading...
A A A
GlobalData menyebutkan pada tahun 2022 terdapat 16,2 juta pengunjung yang datang ke Hong Kong. CEIC DATA juga memaparkan bahwa Hongkong memiliki jumlah wisatawan sebanyak 343.172 pada bulan Januari 2023.

Negara yang dijuluki “Pearl of The Orient” ini memiliki beberapa tempat wisata yang unik dengan budaya yang kental dan menarik untuk dikunjungi.

Salah satu tempat wisata di Hong Kong adalah Big Buddha atau Buddha Tian Tan yang terletak di Pulau Lantau. Hal pertama yang akan dilihat saat mengunjungi tempat wisata ini adalah patung Buddha setinggi 34 meter dan berat 202 ton.

Untuk menikmatinya dari ketinggian, pengunjung dapat menaiki kereta gantung yang melintasi Pulau Lantau dengan pemandangan yang indah menuju Big Buddha.

3. Thailand

Thailand, negara yang dijuluki Negeri Gajah Putih, merupakan negara yang memiliki jumlah kunjungan terbanyak di Asia Pasifik, setelah China. Berdasarkan data dari GlobalData, Thailand mendapatkan 26,6 juta kedatangan internasional pada 2022. Sementara, pada Januari 2023 berdasarkan CEIC DATA, Thailand menerima jumlah pengunjung wisatawan sebanyak 2.144.948.

Salah satu tempat wisata Thailand yang memiliki keunikan dan budaya yang kuat ialah Kota Lopburi. Kota ini dikenal dengan kota kuno yang penduduknya tidak hanya diisi oleh manusia, tetapi juga monyet. Monyet-monyet yang berada di kota ini dianggap sebagai keturunan Hanuman.

Karena itu, setiap tahunnya terdapat prasmanan besar yang diadakan di kuil lokal Phra Prang Sam Yod yang menyajikan makanan berupa buah-buahan khusus untuk setidaknya 4.000 ekor monyet yang berada di Kota Lopburi. Selain itu, ada pertunjukan kostum monyet juga musik, makanan dan tarian yang memeriahkan festival tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Wisata 2026: Wisatawan...
Tren Wisata 2026: Wisatawan Indonesia Kini Pilih Destinasi Lewat 'Pengalaman Emosional' di Media Sosial
Masa Depan Pariwisata...
Masa Depan Pariwisata Asia Pacific Ditentukan Kemampuan Membaca Perubahan Wisatawan
20 Negara dengan Penduduk...
20 Negara dengan Penduduk Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Tidak Termasuk
10 Negara dengan Konsumsi...
10 Negara dengan Konsumsi Gula Terbanyak di Dunia, Amerika Serikat Jadi Raja Manis
10 Negara dengan Penduduk...
10 Negara dengan Penduduk Terpendek di Dunia, Didominasi Asia dan Afrika
10 Negara Terbaik di...
10 Negara Terbaik di Dunia untuk Membesarkan Anak, Nomor 3 Beri Cuti Melahirkan Lebih dari Setahun
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Rekomendasi
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
Momen Seru Meet n Greet...
Momen Seru Meet n Greet KIKO di FOMBEX (Forever Mom & Baby Expo) ICE BSD
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 20: Kampung Sindang Barang Semakin Tegang, Telepon dari Adit Mengubah Segalanya
Rayakan Ultah ke-28,...
Rayakan Ultah ke-28, Ini Harapan Terbesar Aurel Hermansyah
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
Ki Atmo Ungkap Alasan...
Ki Atmo Ungkap Alasan Tapa Bisu Harus Dilakukan Tanpa Berbicara, Ternyata Punya Makna Mendalam
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved