Mengenal 13 Komplikasi Serius Akibat Stroke seperti Dialami Almarhum Nani Wijaya
Kamis, 16 Maret 2023 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
3. Perasaan tidak berharga dan tidak berdaya.
4. Kelelahan, merasa gak ada energi dalam hidup.
5. Tidak bisa tidur atau malah tidur berlebih.
6. Perubahan berat badan.
7. Perubahan nafsu makan.
8. Muncul pikiran bunuh diri atau banyak berpikir tentang kematian.
Luka baring bisa berkembang menjadi kian serius lantaran terlalu lama berbaring. Luka baring pada pasien stroke banyak dijumpai di area pinggul, tulang ekor, tumit, bahu, punggung atau sisi lutut, dan pergelangan kaki.
"Nyeri bahu sering terjadi pada mereka yang mengalami stroke dan sering dikaitkan dengan otot rotator cuff yang lemah," papar laman tersebut.
Baca Juga: Stroke dan Jantung Sumbang Kematian Terbesar di Indonesia
1. Sakit parah atau kram di kaki.
2. Pembengkakan.
3. Area kulit terasa hangat.
4. Merah di kulit.
Itulah 13 komplikasi akibat stroke. Makanya, perawatan intensif diperlukan agar kondisi stroke tidak semakin parah.
4. Kelelahan, merasa gak ada energi dalam hidup.
5. Tidak bisa tidur atau malah tidur berlebih.
6. Perubahan berat badan.
7. Perubahan nafsu makan.
8. Muncul pikiran bunuh diri atau banyak berpikir tentang kematian.
7. Luka Baring
Pasien stroke, seperti yang dialami Nani Wijaya, rentan mengalami luka baring. Ini terjadi karena tidak adanya aktivitas karena anggota tubuh sudah tak bisa digerakkan, yang memungkinkan pasien hanya dapat terbaring di kasur.Luka baring bisa berkembang menjadi kian serius lantaran terlalu lama berbaring. Luka baring pada pasien stroke banyak dijumpai di area pinggul, tulang ekor, tumit, bahu, punggung atau sisi lutut, dan pergelangan kaki.
8. Kontraktur Ekstremitas
Ini adalah pemendekan otot di lengan atau tungkai karena rentang gerak yang berkurang. Masalah ini dapat terjadi di otot, persendian, tendon, dan jaringan lain yang biasanya menyebabkan nyeri dan hilangnya gerakan.9. Sakit Bahu
Nyeri bahu umum muncul pada pasien stroke akibat kurangnya dukungan lengan, karena kelemahan atau kelumpuhan. Hal ini disebabkan ketika lengan yang stroke menggantung, mengakibatkan lengan tertarik ke bahu."Nyeri bahu sering terjadi pada mereka yang mengalami stroke dan sering dikaitkan dengan otot rotator cuff yang lemah," papar laman tersebut.
Baca Juga: Stroke dan Jantung Sumbang Kematian Terbesar di Indonesia
10. Trombosia Vena Dalam
Trombosia vena dalam atau DVT adalah gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah kaki karena imobilisasi akibat stroke. Kondisi ini serius, karenanya membutuhkan perhatian segera untuk mencegah penggumpalan menyebar ke paru-paru. Gejala DVT termasuk:1. Sakit parah atau kram di kaki.
2. Pembengkakan.
3. Area kulit terasa hangat.
4. Merah di kulit.
11. Afasia
Afasia adalah ketidakmampuan atau berkurangnya kemampuan berkomunikasi dengan orang lain akibat kerusakan otak pada pasien stroke. Kondisi ini menyebabkan kesulitan memahami ucapan dan ekspresi.12. Sakit Kepala
Sakit kepala adalah kondisi yang umum terjadi pada pasien stroke. Sakit kepala bisa muncul di area kepala mana pun yang lokasi dan intensitasnya dapat bervariasi.13. Pengencangan Otot yang Tak Disengaja
Pengencangan otot ini dapat terjadi akibat stroke dan menyebabkan kekakuan pada otot yang tidak dapat bergerak dalam rentang gerak penuh.Itulah 13 komplikasi akibat stroke. Makanya, perawatan intensif diperlukan agar kondisi stroke tidak semakin parah.
(tsa)
Lihat Juga :