Kemenkes Akan Kirim 10.000 USG ke Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

Jum'at, 31 Maret 2023 - 10:57 WIB
loading...
Kemenkes Akan Kirim...
Kementerian Kesehatan terus berupaya melakukan pencegahan kematian ibu dan bayi, serta pencegahan stunting. / Foto: ilustrasi/SINDOphoto/Yulianto
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan terus berupaya melakukan pencegahan kematian ibu dan bayi, serta pencegahan stunting. Salah satu langkah yang dilakukan Kemenkes adalah mengirimkan 10.000 USG ke semua puskesmas di Indonesia.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Indonesia memiliki target menekan angka kematian ibu menjadi 183 kematian per 100 ribu kelahiran hidup di tahun 2024.

Target tersebut akan terus meningkat secara agresif. Pada 2030, pencapaian penurunan angka kematian ibu ditargetkan menjadi 70 kematian per 100 ribu kelahiran. Saat ini, proporsi angka kematian pada ibu proporsinya sekitar 305 kematian per 100 ribu kelahiran.

Baca juga: Tips Tetap Sehat dan Tidak Mudah Lemas saat Menjalani Ibadah Puasa

Juru Bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril menyebutkan bahwa pemenuhan USG di puskesmas akan menambah akses ibu hamil dalam memeriksakan kehamilannya.

Pemeriksaan kehamilan yang sebelumnya minimal 4 kali menjadi 6 kali selama kehamilan. "Dua kali pemeriksaan di antaranya harus diperiksa oleh dokter. Dengan pemeriksaan dokter ini akan terjadi kolaborasi dengan bidan dan dokter spesialis kebidanan," jelas dr. Syahril, seperti dikutip dari laman Kemenkes, Jumat (31/3/2023).

Selain mengirimkan 10.000 USG ke semua puskesmas di Indonesia secara bertahap, juga akan dikirimkan sebanyak 313.737 antropometri untuk 303.416 posyandu secara bertahap. Targetnya pengiriman ini dapat terpenuhi pada 2024.

Alat USG yang dikirimkan itu berbentuk portable, sehingga diharapkan bisa menjangkau wilayah remote area, daerah perifer di ujung-ujung perbatasan Indonesia.

Melalui penggunaan alat USG ini diharapkan ibu hamil sudah bisa melakukan deteksi awal jika terdapat risiko proses persalinan atau ada gangguan pertumbuhan pada janin.

Hal ini juga bisa mencegah stunting, semisal pertumbuhan janin yang terlambat bisa dilakukan intervensi gizi kepada ibunya. Dengan itu proses kehamilan menjadi lebih baik dan anak tidak lahir dengan kondisi stunting.

Kemenkes juga mengintegrasikan dan merevitalisasikan pelayanan kesehatan primer. Total ada 10 ribu puskesmas dan 85 ribu puskesmas pembantu (Pustu) yang akan direvitalisasi.

Baca juga: Kemenkes Bakal Persiapkan Fasyankes di Jalur Mudik Lebaran 2023

"Integrasi pelayanan kesehatan akan terlihat mulai dari pelayanan di puskesmas sampai ke pelayanan di tingkat desa," pungkas dr. Syahril.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Berita Terkini
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved