Lewat Gerakan BISA, Bintan Optimalkan Desa Wisata di Era New Normal

Minggu, 19 Juli 2020 - 17:07 WIB
loading...
Lewat Gerakan BISA,...
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melanjutkan program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di sejumlah destinasi di Kepulauan Riau. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Kebijakan Strategis melanjutkan program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) yang berlangsung di sejumlah destinasi di Kepulauan Riau . Setelah di Pantai Nongsa, Kota Batam, kegiatan berlanjut di Kabupaten Bintan, tepatnya Pantai Trikora KM 52.

(Baca juga: Perjalanan Panjang Kue Pie hingga Dikenal di Seluruh Dunia )

Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf /Baparekraf, Kurleni Ukar mengatakan, gerakan BISA merupakan implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo untuk gerakan perlindungan sosial bagi pelaku dan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif , melalui semacam gerakan padat karya dan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha di sektor parekraf.

"Program ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pelaku usaha parekraf dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat di Desa Wisata untuk menghadapi kondisi new normal Covid-19 ," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews , Minggu (19/7).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Trikora KM 52 Bintan dilakukan kegiatan bersih-bersih pantai dengan melibatkan pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar destinasi dan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam kegiatan itu Kemenparekraf/Baparekraf juga menyerahkan bantuan peralatan dan sarana kebersihan serta kompensasi untuk para pekerja.

Lewat Gerakan BISA, Bintan Optimalkan Desa Wisata di Era New Normal


Pantai Trikora KM 52 sendiri merupakan kawasan objek wisata pantai milik pemda yang merupakan publik area dan ramai dikunjungi wisatawan sebelum pandemi Covid-19 .

(Baca juga: Trik Mix & Match Atasan dengan Rok Ruffle untuk Busana Harian )

Sementara itu, Sekretaris Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf /Baparekraf, Hariyanto saat peluncuran program BISA di pantai Trikora KM 52 Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (18/7), mengapresiasi para pelaku parekraf dan masyarakat yang ikut menyuksekan program BISA di Bintan.

"Gerakan BISA ini dalam rangka sosialisasi adaptasi kenormalan baru yang produktif dan aman dari Covid-19 . Kami terus mendorong melakukan penerapan, pengawasan dan uji coba penerapan protokol kesehatan pada destinasi wisata, usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Wan Rudi Iskandar mengungkapkan, kegiatan ini merupakan rangkaian gotong royong untuk mengatasi dampak Covid-19 dan menciptakan kondisi bersih dan aman dalam fase adaptasi kebiasaan baru ke depannya.

Lewat Gerakan BISA, Bintan Optimalkan Desa Wisata di Era New Normal


"Kami berharap program ini tetap berjalan, baik di rumah maupun tempat umum dalam menciptakan budaya kebersihan dan sebagai upaya untuk membangun dukungan partisipasi masyarakat. Karena Bintan merupakan salah satu kabupaten yang saat ini merupakan zona hijau dan siap menyongsong era kenormalan baru dan menyambut kembali kedatangan wisatawan," paparnya.

(Baca juga: Olahan Cumi Dipadu Sambal Dabu-Dabu, Penyuka Asin-Pedas Pasti Suka )

Selain di Pantai Trikora KM 52, kegiatan BISA di Kabupaten Bintan juga dilangsungkan di Padang Pasir Busung dengan melibatkan para pelaku usaha parekraf di sekitar lokasi.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Akomodasi Baru di Lampung...
Akomodasi Baru di Lampung Bikin Akses ke Destinasi Favorit Kian Mudah
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Berita Terkini
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Ariana Grande dan Ethan...
Ariana Grande dan Ethan Slater Dikabarkan Putus Setelah Tiga Tahun Pacaran
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Awkarin hingga Sara Gibson
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved