Kota Solo Gelar Event Menari 24 Jam, Sandiaga Uno: Magnet dan Episentrum Tari Sedunia
Senin, 01 Mei 2023 - 15:05 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berharap penyelenggaraan event Solo Menari 2023 dapat memperkuat diferensiasi Kota Solo sebagai salah satu pusat seni budaya Tanah Air. Foto/Novie Fauziah/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap, penyelenggaraan event 'Solo Menari 2023' dapat memperkuat diferensiasi Kota Solo sebagai salah satu pusat seni budaya Tanah Air.
"Dampak (Solo Menari) luar biasa. Solo Menari ini bisa mengilhami, memberi inspirasi untuk menjadikan Solo sebagai magnet dan episentrum gerakan tari sedunia," katanya dalam keterangan resminya.
Sandiaga menyebut, kehadiran dan kesuksesan event "Solo Menari" yang berlangsung setiap tahun tidak bisa dilepaskan dari peran Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Sebagai salah satu institut seni terbaik di tanah air, kata dia, ISI Surakarta secara konsisten selama 17 tahun terakhir turut memeriahkan peringatan Hari Tari Dunia yang jatuh pada 29 April, dengan menghadirkan event '24 Jam Menari ISI Surakarta'.
Baca Juga: Ikuti Solo Menari, Menparekraf Sandiaga Uno Terpukau
Kemudian, pihaknya pun sangat mengapresiasi inisiasi dan inovasi yang dilakukan kota tersebut, terlebih dalam rangka 17 tahun yang lalu pada rangkaian Hari Tari Dunia.
"Solo awalnya menciptakan Solo Menari 24 jam, dan sekarang sudah menjadi Solo Menari yang menjadi bagian dari dance in the public space," katanya.
"Dampak (Solo Menari) luar biasa. Solo Menari ini bisa mengilhami, memberi inspirasi untuk menjadikan Solo sebagai magnet dan episentrum gerakan tari sedunia," katanya dalam keterangan resminya.
Sandiaga menyebut, kehadiran dan kesuksesan event "Solo Menari" yang berlangsung setiap tahun tidak bisa dilepaskan dari peran Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Sebagai salah satu institut seni terbaik di tanah air, kata dia, ISI Surakarta secara konsisten selama 17 tahun terakhir turut memeriahkan peringatan Hari Tari Dunia yang jatuh pada 29 April, dengan menghadirkan event '24 Jam Menari ISI Surakarta'.
Baca Juga: Ikuti Solo Menari, Menparekraf Sandiaga Uno Terpukau
Kemudian, pihaknya pun sangat mengapresiasi inisiasi dan inovasi yang dilakukan kota tersebut, terlebih dalam rangka 17 tahun yang lalu pada rangkaian Hari Tari Dunia.
"Solo awalnya menciptakan Solo Menari 24 jam, dan sekarang sudah menjadi Solo Menari yang menjadi bagian dari dance in the public space," katanya.
Lihat Juga :