Mengapa Keturunan Tioanghoa dan Arab Lebih Banyak di Indonesia Dibandingkan Belanda? Ini Penjelasannya
Selasa, 02 Mei 2023 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Rupanya, hal itu lantaran adanya pengusiran bangsa Belanda yang terjadi di Indonesia. Pemerintah Indonesia bahkan meminta perwakikan diplomatik Belanda untuk segera menutup kantor-kantor konsulatnya di seluruh Indonesia.
Alhasil, gertakan tersebut membuat orang-orang di Indonesia merasa terancam. Sehingga banyak yang mendaftarkan diri untuk dievakuasi agar keluar dari Indonesia.
Sejumlah fasilitas umum bahkan mulai menolak melayani para kaum Belanda yang hadir, mulai dari hotel, bioskop hingga tempat-tempat umum lainnya.
Tak hanya itu, masyarakat Belanda pun merasa terancam karena maraknya teror-teror dan vandalisme yang menimpa mereka. Jelas, kejadian tersebut membuat mereka tak nyaman dan memutuskan untuk keluar dari Indonesia.
Setelah mendaftar, mereka akan berangkat pulang ke Belanda dengan biaya pribadi. Namun, untuk masyarakat Belanda yang berada di kalangan menengah ke bawah, mendapat bantuan biaya perjalanan dari Pemerintah RI, menuju Australia atau Singapura.
Alhasil, gertakan tersebut membuat orang-orang di Indonesia merasa terancam. Sehingga banyak yang mendaftarkan diri untuk dievakuasi agar keluar dari Indonesia.
Diboikot di Indonesia
Sikap antipati masyarakat Indonesia juga menjadi alasan orang Belanda semakin gelisah tinggal di Indonesia. Bahkan, kehadiran orang Belanda di muka umum juga mulai diboikot di Jakarta.Sejumlah fasilitas umum bahkan mulai menolak melayani para kaum Belanda yang hadir, mulai dari hotel, bioskop hingga tempat-tempat umum lainnya.
Tak hanya itu, masyarakat Belanda pun merasa terancam karena maraknya teror-teror dan vandalisme yang menimpa mereka. Jelas, kejadian tersebut membuat mereka tak nyaman dan memutuskan untuk keluar dari Indonesia.
Orang Belanda Minta Dievakuasi
Setelah ketidaknyamanan yang bangsa Belanda rasakan, akhirnya mereka berbondong-bondong meminta dievakuasi. Mereka secara suka rela mendaftarkan diri untuk keluar dari Indonesia.Setelah mendaftar, mereka akan berangkat pulang ke Belanda dengan biaya pribadi. Namun, untuk masyarakat Belanda yang berada di kalangan menengah ke bawah, mendapat bantuan biaya perjalanan dari Pemerintah RI, menuju Australia atau Singapura.
(hri)
Lihat Juga :