Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Angkat Ketimpangan Gender di Peringatan Hari Kartini Kemenparekraf

Jum'at, 05 Mei 2023 - 09:21 WIB
loading...
Menteri PPPA I Gusti...
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyebutkan bahwa ketimpangan gender masih menjadi persoalan. / Foto: Wiwie Heriyani
A A A
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyebutkan bahwa ketimpangan gender masih menjadi persoalan yang mendasari ketertinggalan para perempuan di Indonesia.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut dalam talkshow "Perempuan Berdaya Penggerak Ekonomi Bangsa" di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf, Kamis, 4 Mei 2023. Acara ini sendiri digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini .

Kendati tidak hadir secara langsung, I Gusti Ayu Bintang menuturkan, meski indeks pemberdayaan gender meningkat setiap tahunnya, namun ketimpangan antara perempuan dan laki-laki saat ini masih cukup tinggi.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Angela Tanoesoedibjo Ingatkan Perempuan Tentang Kesetaraan Gender di Lingkungan Kerja

"Ketimpangan gender masih menjadi persoalan yang mendasari ketertinggalan perempuan serta rendahnya kualitas sumber daya manusia kita," kata dia melalui tayangan video di sela-sela talkshow yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Sapta Pesona, Kemenparekraf , Jakarta, Kamis, 4 Mei 2023.

"Meski setiap tahunnya mengalami peningkatan, namun bila indeks tersebut dibedah berdasarkan jenis kelamin, terlihat jurang ketimpangan yang mendalam antara perempuan dan laki laki," lanjutnya.

Lebih jauh, I Gusti Ayu Bintang menguraikan, sumber daya manusia merupakan kunci dari kemajuan sebuah bangsa. Oleh karenanya, dia berharap agar tidak ada satupun kelompok yang tertinggal dalam setiap tahapan pembangunan, tak terkecuali dari kaum perempuan.

Dia menilai, untuk mewujudkan pembangunan bangsa, tidak hanya membutuhkan peran laki-laki, namun juga perempuan. Dan kesetaraan gender sangat diperlukan di setiap negara.

"Tidak ada satupun kelompok yang tertinggal dalam setiap tahapan pembangunan merupakan komitmen Indonesia, untuk mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan," jelasnya.

"Di mana tidak hanya perempuan atau laki laki saja yang perlu terlibat dalam setiap tahapan pembangunan, tetapi juga memastikan kesetaraan," sambungnya I Gusti Ayu Bintang.

Baca juga: Peringati Hari Kartini di Kemenparekraf, Angela Tanoesoedibjo Sampaikan 3 Poin Penting Tentang Perempuan

Dia menambahkan, sebuah studi menyebutkan bahwa Indonesia dapat meningkatkan produk domestik bruto sebesar USD135 miliar per tahun pada 2025 jika partisipasi ekonomi pada perempuan ditingkatkan.

Dia memaparkan, kontribusi perempuan pada ekonomi keluarga juga turut menjadi kekuatan pada proses pengambilan keputusan dalam rumah tangganya, termasuk berbagi peran dengan suami dalam mendidik dan mengasuh anak secara adil.

"Bapak ibu hadirin yang berbahagia sebagaimana yang kita ketahui bersama, perempuan menempati hampir separuh dari total populasi Indonesia," ujar I Gusti Ayu Bintang.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Nur Asia Uno Dorong Perempuan Berkarier: Tapi Jangan Lupa Prioritas!

"Informasi yang besar ini tentunya menyimpan potensi yang besar. Oleh karenanya, peningkatan kualitas hidup perempuan perlu menjadi perhatian kita bersama," sambungnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Srikandi Vol. 2 Angkat...
Srikandi Vol. 2 Angkat Peran Perempuan Lewat Aktivitas Inspiratif
Kartini Masa Kini: Kisah...
Kartini Masa Kini: Kisah Mpok Ati, Driver Pesan-Antar Makanan Online Bisa Kuliah di Usia 51 Tahun, Sambil Kuliahkan 2 Anaknya
#IYESinAjaSemuaPeranmu:...
#IYESinAjaSemuaPeranmu: Pesan Hangat di Balik Pembagian 2.026 Bunga untuk Kartini Masa Kini
Pariwisata Indonesia...
Pariwisata Indonesia Bertumbuh Pesat Sepanjang 2025, Raup Devisa USD18,5 Miliar
Kemenpar Sediakan Paket...
Kemenpar Sediakan Paket Wisata dan Dorong Diskon Tiket untuk Hadapi Libur Nataru
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
TASPEN Salurkan Bantuan...
TASPEN Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitas Belajar, Rayakan Hari Kartini dan HUT ke-63
Lewat Bincang Bisnis...
Lewat Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM, bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital
Asik, Naik MRT Jakarta...
Asik, Naik MRT Jakarta hingga Transjakarta Hanya Bayar Rp1 Hari Ini
Rekomendasi
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Band Perunggu Bongkar...
Band Perunggu Bongkar Alasan Resign dari Pekerjaan Kantoran, Utamakan Keluarga dan Musik
Rahasia Mudah Booyah...
Rahasia Mudah Booyah di Free Fire, Ini 10 Tips dari Kreator Konten Falintino
Keluarganya Diduga Jadi...
Keluarganya Diduga Jadi Target Santet, Driver Ojol Ini Syok saat Putrinya Tiba-Tiba Menghilang!
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved