Benarkah TAR Lebih Berbahaya dari Nikotin? Begini Penjelasannya
Senin, 15 Mei 2023 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan TAR, menurut Khotib, berbeda dengan nikotin. TAR muncul akibat proses pembakaran tembakau. TAR menjadi senyawa kimia yang paling berbahaya bagi perokok karena bersifat karsinogenik.
"Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, TAR dapat menyebabkan kanker," bebernya.
Dari data National Cancer Institute Amerika Serikat, diketahui ada sekitar 7.000 senyawa kimia yang ada di dalam asap rokok, 2 ribu di antaranya terdapat pada TAR.
Senyawa yang bersifat karsinogenik tersebut dapat memicu kanker, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya yang diakibatkan kebiasaan merokok.
"Asap rokok adalah komponen yang berbahaya dalam aktivitas merokok karena mengandung senyawa kimia yang sifatnya karsinogenik, seperti TAR," kata Khotib.
Agar terhindar atau mengurangi paparan TAR, perokok dewasa disarankan untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Namun, apabila mengalami kesulitan, bisa mencoba untuk beralih ke produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik atau sejenisnya.
"Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, TAR dapat menyebabkan kanker," bebernya.
Dari data National Cancer Institute Amerika Serikat, diketahui ada sekitar 7.000 senyawa kimia yang ada di dalam asap rokok, 2 ribu di antaranya terdapat pada TAR.
Senyawa yang bersifat karsinogenik tersebut dapat memicu kanker, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya yang diakibatkan kebiasaan merokok.
"Asap rokok adalah komponen yang berbahaya dalam aktivitas merokok karena mengandung senyawa kimia yang sifatnya karsinogenik, seperti TAR," kata Khotib.
Agar terhindar atau mengurangi paparan TAR, perokok dewasa disarankan untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Namun, apabila mengalami kesulitan, bisa mencoba untuk beralih ke produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik atau sejenisnya.
Lihat Juga :