Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 20 Mei 2023 - 15:03 WIB
loading...
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. / Foto: ilustrasi/ist
A A A
JAKARTA - Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Isu ini pun menjadi fokus KTT ASEAN 2023 yang berlangsung pada 9-11 Mei lalu. Hal ini juga terlihat dari tema yang diusung yakni "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth".

Sebagai anggota ASEAN dan tuan rumah KTT ASEAN 2023, Indonesia saat ini juga tengah fokus terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakatnya.

Upaya yang dilakukan salah satunya adlaah mengembangkan upaya terapi untuk berbagai penyakit, seperti kanker dan penyakit tidak menular lainnya. Seperti diketahui, sejak 1980-an hingga saat ini, terapi kanker dilakukan melalui imunoterapi.

Baca juga: Mengenal Immunophenotyping, Metode untuk Mendeteksi Penyakit Leukemia

Kendati begitu, meski sudah ada imunoterapi, penyakit kanker masih terus menghantui masyarakat Indonesia. Keadaan ini diperparah dengan faktor risiko.

"Faktor risiko tersebut di antaranya polusi udara, perilaku berisiko, stres serta gaya hidup masyarakat yang kurang sehat akibat mengonsumsi makanan berminyak maupun merokok," tutur Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Hermatologi dan Onkologi Medik), dr. Hary Gustian, Sp.PD, KHOM, FINASIM, dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Masyarakat, kata dia, perlu mengenali dan mengelola risiko kesehatan di lingkungannya yang dapat berpotensi menimbulkan penyakit menular maupun tidak menular.

"Pandemi Covid-19 menjadi pengalaman berharga bagi kita semua untuk belajar menerapkan pola hidup sehat, serta mengelola risiko kesehatan dan menghindari perilaku berisiko," ujar dr. Hary.

Dia juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan edukasi akan bahaya penyakit tidak menular terus dilakukan oleh tenaga kesehatan dan juga berbagai pihak.

"Namun, jika masih banyak masyarakat yang masih tidak aware atau masih tetap melakukan gaya hidup dan perilaku yang berisiko, maka upaya pengurangan risiko adalah pilihan terbaik yang dapat dilakukan," terangnya.

Oleh karenanya, dokter dan tenaga kesehatan didorong untuk mempertimbangkan, mempelajari dan menggunakan pendekatan less risk dibandingkan dengan zero risk. Pada prinsipnya, pendekatan less risk ini membantu masyarakat mengenali secara sadar risiko dari kebiasaan yang dilakukan dan kemudian secara bertahap mengurangi risiko tersebut.

Vaksin, penggunaan masker ketika menumpang kendaraan umum, memakan makanan rendah garam dan gula, hingga produk tembakau alternatif yang memiliki risiko lebih rendah dari rokok, merupakan contoh dari penanganan risiko atau pengurangan bahaya.

Baca juga: 6 Olahraga yang Aman Bagi Penderita Jantung, Gowes Santai hingga Meditasi

Di samping itu, langkah penanganan kesehatan, baik secara promotif, preventif dan kuratif yang dilakukan oleh dokter juga merupakan bentuk dari pengurangan risiko.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Influenza Masih...
Kasus Influenza Masih Jadi Tantangan, Akses Vaksinasi Harus Diperluas
Mata Kering Paling Banyak...
Mata Kering Paling Banyak Dikeluhkan, Alcon-AAM Luncurkan Obat Berbasis Lipid Pertama
Tak Hanya Piawai Berakting,...
Tak Hanya Piawai Berakting, Deddy Mizwar Juga Sangat Peduli Jaga Kesehatan
Minuman Isotonik Punya...
Minuman Isotonik Punya Kandungan Gula Tinggi, Awas Jangan Keseringan Dikonsumsi!
Inovasi Herbal Duzi,...
Inovasi Herbal Duzi, dari Tulungagung untuk Kesehatan Dunia
Viva Apotek Dorong Transformasi...
Viva Apotek Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Rekomendasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
Berita Terkini
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved