Produk Tembakau Alternatif Diklaim Dapat Bantu Turunkan Angka Perokok
Rabu, 24 Mei 2023 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Amaliya memaparkan bahwa komponen TAR tidak ditemukan pada produk alternatif tembakau. "Pembakaran dari rokok dapat mencapai lebih dari 800 derajat celcius. Yang terdapat dalam produk tembakau dipanaskan dan vape hanya pemanasan, tidak ada asap. Rokok yang dibakar tentu mengeluarkan lebih banyak zat toxic dan penyebab kanker (karsinogen)," paparnya.
Sementara itu, di beberapa negara, seperti Inggris dan Swedia, tembakau alternatif diklaim dapat membantu mengurangi prevalensi merokok.
Mantan ketua World Medical Association (WMA), Anders Milton menyebutkan jika penurunan ini didukung oleh pemerintah yang mendukung produk tembakau alternatif seperti vape dan kantong nikotin.
"Swedia sudah memakai snus bertahun-tahun. Produk snus sudah bagian dari tradisi dan bukanlah penyebab kanker, makanya angka perokok kami menurun drastis," ujar Milton dalam forum Pan American Harm Reduction Association (PAHRA), belum lama ini.
"Perokok merokok karena mereka suka, jadi tidak semudah itu untuk berhenti. Oleh karena itu produk alternatif diperlukan. Dengan pemakaian produk alternatif, angka penderita kanker paru-paru Swedia menjadi yang terendah di Eropa," jelasnya.
Sementara itu, di beberapa negara, seperti Inggris dan Swedia, tembakau alternatif diklaim dapat membantu mengurangi prevalensi merokok.
Mantan ketua World Medical Association (WMA), Anders Milton menyebutkan jika penurunan ini didukung oleh pemerintah yang mendukung produk tembakau alternatif seperti vape dan kantong nikotin.
"Swedia sudah memakai snus bertahun-tahun. Produk snus sudah bagian dari tradisi dan bukanlah penyebab kanker, makanya angka perokok kami menurun drastis," ujar Milton dalam forum Pan American Harm Reduction Association (PAHRA), belum lama ini.
"Perokok merokok karena mereka suka, jadi tidak semudah itu untuk berhenti. Oleh karena itu produk alternatif diperlukan. Dengan pemakaian produk alternatif, angka penderita kanker paru-paru Swedia menjadi yang terendah di Eropa," jelasnya.
Lihat Juga :