Perkuat Komitmen untuk Tangani Permasalahan Sampah Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Kamis, 08 Juni 2023 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Mochamad Chalid selaku Kepala Center for Sustainability & Waste Management - Universitas Indonesia (CSWM-UI) berpendapat, sesuai prinsip ekonomi sirkular, jika sampah dijadikan komoditi, ada nilai ekonomi yang akan tercipta dengan terjadinya transaksi jual beli, penciptaan lapangan kerja, hingga langkah-langkah yang memastikan bahwa sampah plastik kembali menjadi bahan baku yang siap diolah menjadi produk yang sama atau produk turunannya.
"Salah satu contohnya adalah teknologi RDF yang saat ini tengah digalakkan Pemerintah. Teknologi ini menjadikan sampah yang sulit didaur ulang atau low value menjadi sumber energi untuk dipergunakan sebagai bahan bakar fosil, misalnya di pabrik semen," bebernya.
Dalam diskusi ini, Dila Hadju, Founder Tumbuh Hijau Urban, juga mengajak konsumen untuk menjadi bagian dari solusi.
“Salah satu penyebab banyaknya sampah akhirnya tertumpuk di TPA adalah karena kondisi sampah kita yang tercampur, jadi sulit dijadikan bahan baku daur ulang. Jadi sebagai konsumen kita bisa banget berperan, mulai dari memilah sampah sesuai dengan jenisnya masing-masing, setelahnya, bawa ke Bank Sampah supaya sampah kita ditangani dengan baik," papar Dila.
"Awalnya memang mungkin perlu pembiasaan, tapi jangan dijadikan beban. Karena ini semua buat anak cucu kita nanti kok. Hal kecil yang kita lakukan hari ini dampaknya bisa jadi luar biasa buat masa depan mereka,” pungkasnya.
"Salah satu contohnya adalah teknologi RDF yang saat ini tengah digalakkan Pemerintah. Teknologi ini menjadikan sampah yang sulit didaur ulang atau low value menjadi sumber energi untuk dipergunakan sebagai bahan bakar fosil, misalnya di pabrik semen," bebernya.
Dalam diskusi ini, Dila Hadju, Founder Tumbuh Hijau Urban, juga mengajak konsumen untuk menjadi bagian dari solusi.
“Salah satu penyebab banyaknya sampah akhirnya tertumpuk di TPA adalah karena kondisi sampah kita yang tercampur, jadi sulit dijadikan bahan baku daur ulang. Jadi sebagai konsumen kita bisa banget berperan, mulai dari memilah sampah sesuai dengan jenisnya masing-masing, setelahnya, bawa ke Bank Sampah supaya sampah kita ditangani dengan baik," papar Dila.
"Awalnya memang mungkin perlu pembiasaan, tapi jangan dijadikan beban. Karena ini semua buat anak cucu kita nanti kok. Hal kecil yang kita lakukan hari ini dampaknya bisa jadi luar biasa buat masa depan mereka,” pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :