Keterbatasan Tidak Halangi Penyandang Autisme untuk Berkarya
Minggu, 26 Juli 2020 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
"Kita sebagai orang tua tidak akan selamanya ada untuk anak kita. Selagi diberi kekuatan fisik, pikiran, dan materi, maka siapkan anak kita semaksimal dan sesegera mungkin agar kelak mereka bisa lebih mandiri, dan walaupun dengan kemampuan yang terbatas namun bisa memberikan penghidupan kelak," ujar Dunya dalam Virtual Launching Dunya x Dunya, Minggu (26/7).
Berbagai upaya telah dilakukan Dunya untuk anaknya . Perjalanan ini pun akhirnya menunjukkan titik terang saat Rayen menemukan talentanya dalam melukis. Meski dalam keterbatasan, Rayen seakan-akan menemukan jati dirinya dalam setiap goresan lukisannya. Melihat itu serta ketekunan Rayen dalam melukis, Dunya terinspirasi memberikan wadah bagi para penyandang autisme dengan bakat melukis untuk bisa mengekspresikan dirinya dalam keunikan, serta mendapatkan apresiasi banyak orang.
(Baca juga: Virus Corona Bisa Menular Melalui Udara? )
"Dunya x Dunya adalah cerita tentang keterbatasan. Melalui Dunya x Dunya, saya berharap para penyandang autisme bisa membawa keterbatasan tersebut menjadi sebuah keunikan yang menghasilkan kekuatan di masa depan," kata Dunya.
Sementara itu, sebagai bagian dari peluncuran Dunya x Dunya yang bertema "Autism & Creativity", turut digelar talkshow bertema "Apa Anak Saya Punya Bakat melukis?" dengan pembicara Toto Timotius Swarsito; Art Mentor, Hadiprana Art Center; Graphic Designer Pengajar Binus Center, Adrian; dan Dunya Mugijanto. Talkshow ini dimoderatori Sinhwi Halim, yang merupakan Art Lover dan orang tua penyandang autisme .
Berbagai upaya telah dilakukan Dunya untuk anaknya . Perjalanan ini pun akhirnya menunjukkan titik terang saat Rayen menemukan talentanya dalam melukis. Meski dalam keterbatasan, Rayen seakan-akan menemukan jati dirinya dalam setiap goresan lukisannya. Melihat itu serta ketekunan Rayen dalam melukis, Dunya terinspirasi memberikan wadah bagi para penyandang autisme dengan bakat melukis untuk bisa mengekspresikan dirinya dalam keunikan, serta mendapatkan apresiasi banyak orang.
(Baca juga: Virus Corona Bisa Menular Melalui Udara? )
"Dunya x Dunya adalah cerita tentang keterbatasan. Melalui Dunya x Dunya, saya berharap para penyandang autisme bisa membawa keterbatasan tersebut menjadi sebuah keunikan yang menghasilkan kekuatan di masa depan," kata Dunya.
Sementara itu, sebagai bagian dari peluncuran Dunya x Dunya yang bertema "Autism & Creativity", turut digelar talkshow bertema "Apa Anak Saya Punya Bakat melukis?" dengan pembicara Toto Timotius Swarsito; Art Mentor, Hadiprana Art Center; Graphic Designer Pengajar Binus Center, Adrian; dan Dunya Mugijanto. Talkshow ini dimoderatori Sinhwi Halim, yang merupakan Art Lover dan orang tua penyandang autisme .
Lihat Juga :