Inspirasi untuk Para Pejuang ASI lewat Foto di Pekan Menyusui Dunia
Minggu, 26 Juli 2020 - 13:27 WIB
loading...
Mothercare mengadakan kontes foto ibu dan anak di Instagram bertajuk Fed with Love and Care. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi. Pemberian ASI selama minimal enam bulan hingga anak berusia 2 tahun sangat dianjurkan untuk mendukung tumbuh kembang optimal si buat hati.
Menyambut Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week), ada baiknya para wanita, terkhusus calon ibu, memahami manfaat pemberian ASI untuk anak, ibu, maupun lingkungan. Berikut ulasannya. (Baca Juga: Pakar Nutrisi AS Rekomendasikan Kacang Tanah Masuk dalam MPASI )
1. Kandungan zat gizi pada ASI meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Zat gizi tersebut membantu perkembangan sensorik dan kognitif pada otak anak serta memengaruhi perkembangan kemampuan intelektual anak serta perkembangan emosi yang lebih matang kelak ketika anak sudah lebih besar.
2. ASI cenderung lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. ASI mengandung antibodi yang berfungsi sebagai pertahanan mukosa di saluran cerna untuk melindung anak dari infeksi sehingga membantu menguatkan sistem daya tahan tubuh si kecil dari serangan penyakit.
3. Dengan memberikan ASI kepada anak dapat menurunkan risiko ibu terserang penyakit tertentu seperti radang sendi sebesar 20% selama menyusui minimal 12 bulan, diabetes tipe 2 sebesar 4%-12%, hipertensi sebesar 11%, jantung sebesar 19%, serta kanker payudara dan ovarium sebesar 28%.
4. Hormon oksitosin yang dilepas selama proses menyusui membuat rahim berkontraksi lebih baik dan memudahkan mengembalikan rahim ke ukuran normal.
5. Menyusui adalah contoh utama dari hubungan mendalam antara kesehatan manusia dan ekosistem alam karena ASI merupakan makanan alami yang diproduksi tanpa polusi, kemasan, ataupun limbah. Maka, dengan memberikan ASI berarti para ibu telah berkontribusi menjadikan bumi lebih sehat.
Menyambut Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week), ada baiknya para wanita, terkhusus calon ibu, memahami manfaat pemberian ASI untuk anak, ibu, maupun lingkungan. Berikut ulasannya. (Baca Juga: Pakar Nutrisi AS Rekomendasikan Kacang Tanah Masuk dalam MPASI )
1. Kandungan zat gizi pada ASI meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Zat gizi tersebut membantu perkembangan sensorik dan kognitif pada otak anak serta memengaruhi perkembangan kemampuan intelektual anak serta perkembangan emosi yang lebih matang kelak ketika anak sudah lebih besar.
2. ASI cenderung lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. ASI mengandung antibodi yang berfungsi sebagai pertahanan mukosa di saluran cerna untuk melindung anak dari infeksi sehingga membantu menguatkan sistem daya tahan tubuh si kecil dari serangan penyakit.
3. Dengan memberikan ASI kepada anak dapat menurunkan risiko ibu terserang penyakit tertentu seperti radang sendi sebesar 20% selama menyusui minimal 12 bulan, diabetes tipe 2 sebesar 4%-12%, hipertensi sebesar 11%, jantung sebesar 19%, serta kanker payudara dan ovarium sebesar 28%.
4. Hormon oksitosin yang dilepas selama proses menyusui membuat rahim berkontraksi lebih baik dan memudahkan mengembalikan rahim ke ukuran normal.
5. Menyusui adalah contoh utama dari hubungan mendalam antara kesehatan manusia dan ekosistem alam karena ASI merupakan makanan alami yang diproduksi tanpa polusi, kemasan, ataupun limbah. Maka, dengan memberikan ASI berarti para ibu telah berkontribusi menjadikan bumi lebih sehat.
Lihat Juga :