Ikan Jenis Ini Bisa Menyebabkan Kanker Kulit, Jangan Dikonsumsi Berlebihan
Selasa, 25 Juli 2023 - 07:43 WIB
loading...
Konsumsi ikan tuna dan ikan non goreng dikaitkan dengan risiko melanoma, jenis kanker kulit. Temuan ini berdasarkan studi dalam jurnal Cancer Cause & Control. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Konsumsi ikan tuna dan ikan non goreng lainnya dikaitkan dengan peningkatan risiko melanoma, jenis kanker kulit yang paling serius. Temuan ini berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Cause & Control.
Dilansir dari Health Line, Selasa (25/7/2023) para peneliti menduga penyebab kanker kulit ini karena racun daripada ikan itu sendiri. Seperti halnya merkuri.
"Kami berspekulasi bahwa temuan kami mungkin dapat dikaitkan dengan kontaminan pada ikan, seperti bifenil poliklorinasi, dioksin, arsenik, dan merkuri," kata penulis studi sekaligus profesor dermatologi dan epidemiologi di Universitas Brown Eunyoung Cho.
Namun, para peneliti memperingatkan bukan berarti Anda harus menghindari mengonsumsi ikan sehari-hari. Sebab, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami hubungan yang terlihat dalam penelitian ini.
Baca Juga: Jenis Ikan Ini Bisa Menyebabkan Kanker, Jangan Keseringan Dikonsumsi
American Cancer Society Trusted mengatakan meskipun melanoma hanya menyumbang sebagian kecil dari kanker kulit, namun penyakit ini menyebabkan sebagian besar kematian akibat kanker kulit. Melihat apakah ada hubungan antara risiko kanker kulit dan konsumsi ikan, penulis menganalisis data dari lebih dari 490.000 orang dewasa.
Peserta melaporkan seberapa sering dan berapa banyak ikan yang mereka makan, termasuk ikan goreng, ikan yang tidak digoreng seperti flounder dan cod, dan tuna kalengan. Para peneliti memperoleh data dari pendaftar kanker untuk menentukan berapa banyak peserta yang mengembangkan melanoma selama 13 hingga 16 tahun ke depan.
Dilansir dari Health Line, Selasa (25/7/2023) para peneliti menduga penyebab kanker kulit ini karena racun daripada ikan itu sendiri. Seperti halnya merkuri.
"Kami berspekulasi bahwa temuan kami mungkin dapat dikaitkan dengan kontaminan pada ikan, seperti bifenil poliklorinasi, dioksin, arsenik, dan merkuri," kata penulis studi sekaligus profesor dermatologi dan epidemiologi di Universitas Brown Eunyoung Cho.
Namun, para peneliti memperingatkan bukan berarti Anda harus menghindari mengonsumsi ikan sehari-hari. Sebab, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami hubungan yang terlihat dalam penelitian ini.
Baca Juga: Jenis Ikan Ini Bisa Menyebabkan Kanker, Jangan Keseringan Dikonsumsi
American Cancer Society Trusted mengatakan meskipun melanoma hanya menyumbang sebagian kecil dari kanker kulit, namun penyakit ini menyebabkan sebagian besar kematian akibat kanker kulit. Melihat apakah ada hubungan antara risiko kanker kulit dan konsumsi ikan, penulis menganalisis data dari lebih dari 490.000 orang dewasa.
Peserta melaporkan seberapa sering dan berapa banyak ikan yang mereka makan, termasuk ikan goreng, ikan yang tidak digoreng seperti flounder dan cod, dan tuna kalengan. Para peneliti memperoleh data dari pendaftar kanker untuk menentukan berapa banyak peserta yang mengembangkan melanoma selama 13 hingga 16 tahun ke depan.
Lihat Juga :