Mengenal Apa Itu Oksidasi Kolesterol, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
Kamis, 10 Agustus 2023 - 15:44 WIB
loading...
Terlalu banyak kolesterol yang teroksidasi dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Foto/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Oksidasi kolesterol mungkin masih asing bagi sebagian orang. Hal ini penting untuk diketahui baik dari pengertian beserta penyebab dan pencegahannya supaya tidak menimbulkan penyakit berbahaya.
Dikutip dari Verywell Health, kolesterol yang teroksidasi terjadi ketika low-density lipoprotein (LDL) atau yang disebut kolesterol jahat dalam tubuh mengalami reaksi kimia dan biokimia.
Reaksi itu membuat kolesterol yang teroksidasi menumpuk di dinding arteri, atau tabung otot yang membawa darah dari jantung.
Terlalu banyak kolesterol yang teroksidasi akan menyebabkan aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah dan penurunan aliran darah. Hal ini nantinya akan berisiko pada serangan jantung dan stroke.
Menurut Healtline, pada dasarnya oksidasi adalah proses tubuh yang normal. Namun, bisa berbahaya ketika tubuh memiliki kelebihan kolesterol teroksidasi.
Baca Juga 4 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi
Hal tersebut nantinya akan membuat sistem imun mencoba melawan kolesterol dalam tubuh sendiri. Inilah yang akan menyebabkan terjadinya peradangan.
Selain itu, kebiasaan merokok dan sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis juga akan memperburuk kondisi tersebut. Kolesterol teroksidasi ini juga disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.
Baca Juga Cara Menurunkan Kolesterol dalam 30 Menit, Lemak Jahat Langsung Rontok
Misalnya, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan mengkonsumsi makanan rendah lemak dan gula. Perbanyak makan buah dan sayur atau melakukan diet sehat. Berhenti merokok juga menjadi pilihan yang bijak bagi penderita kolesterol.
Pada dasarnya oksidasi kolesterol adalah kondisi di mana seorang penderita kolesterol telah memasuki tahap bahaya atau kritis. Untuk itu, perlu berkonsultasi dengan dokter dan rutin melakukan pengecekan.
Biasanya ketika seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, dokter akan mengecek akan terjadinya oksidasi atau tidak.
Dikutip dari Verywell Health, kolesterol yang teroksidasi terjadi ketika low-density lipoprotein (LDL) atau yang disebut kolesterol jahat dalam tubuh mengalami reaksi kimia dan biokimia.
Reaksi itu membuat kolesterol yang teroksidasi menumpuk di dinding arteri, atau tabung otot yang membawa darah dari jantung.
Terlalu banyak kolesterol yang teroksidasi akan menyebabkan aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah dan penurunan aliran darah. Hal ini nantinya akan berisiko pada serangan jantung dan stroke.
Menurut Healtline, pada dasarnya oksidasi adalah proses tubuh yang normal. Namun, bisa berbahaya ketika tubuh memiliki kelebihan kolesterol teroksidasi.
Baca Juga 4 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi
Hal tersebut nantinya akan membuat sistem imun mencoba melawan kolesterol dalam tubuh sendiri. Inilah yang akan menyebabkan terjadinya peradangan.
Penyebab Oksidasi Kolesterol
Sama halnya dengan kolesterol biasa, zat yang teroksidasi ini juga disebabkan oleh makanan tinggi lemak trans, seperti gorengan, jeroan, dan makanan cepat saji.Selain itu, kebiasaan merokok dan sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis juga akan memperburuk kondisi tersebut. Kolesterol teroksidasi ini juga disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.
Baca Juga Cara Menurunkan Kolesterol dalam 30 Menit, Lemak Jahat Langsung Rontok
Cara Mencegah Oksidasi Kolesterol
Cara terbaik untuk mencegah oksidasi kolesterol adalah dengan mengontrol kadar gula darah dan kolesterol dengan pola hidup sehat.Misalnya, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan mengkonsumsi makanan rendah lemak dan gula. Perbanyak makan buah dan sayur atau melakukan diet sehat. Berhenti merokok juga menjadi pilihan yang bijak bagi penderita kolesterol.
Pada dasarnya oksidasi kolesterol adalah kondisi di mana seorang penderita kolesterol telah memasuki tahap bahaya atau kritis. Untuk itu, perlu berkonsultasi dengan dokter dan rutin melakukan pengecekan.
Biasanya ketika seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, dokter akan mengecek akan terjadinya oksidasi atau tidak.
(okt)
Lihat Juga :