5 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Gula Darah Tinggi
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Jika Anda menderita diabetes dan mengonsumsi insulin atau obat oral lainnya yang ditujukan untuk mengurangi gula darah, mengonsumsi chromium dapat meningkatkan risiko hipoglikemia (gula darah rendah).
American Diabetes Association memperingatkan siapa pun dengan penyakit ginjal untuk tidak mengonsumsi chromium karena suplementasi dapat memperburuk penyakit ginjal. Suplemen chromium juga dapat mengganggu levothyroxine atau obat yang biasa digunakan untuk mengobati hipotiroidisme.
Vitamin E adalah antioksidan kuat yang dapat membantu memerangi stres oksidatif, pendahulu dan penyumbang diabetes tipe 2. Namun, vitamin E dapat berinteraksi dengan pengencer darah.
Hal ini dapat meningkatkan risiko perdarahan dengan menghalangi efek pembekuan vitamin K. Oleh karena itu, suplemen tanpa pengawasan tidak dianjurkan jika Anda menderita diabetes dan sedang mengonsumsi pengencer darah.
Baca Juga: 4 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi
Diperlukan lebih banyak penelitian tentang penggunaan St. John's wort dan diabetes, karena potensi efeknya pada pengobatan diabetes, sensitivitas insulin, dan sekresi insulin.
Satu studi kecil di British Journal of Clinical Pharmacology yang mengevaluasi penggunaan St. John's wort dan metformin pada 20 subjek pria sehat, menemukan bahwa mengonsumsinya bersamaan dengan metformin dapat meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan gula darah setelah tes toleransi glukosa.
Minum teh hijau telah terbukti memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Misalnya, dalam meta-analisis dari 17 uji klinis yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition para peneliti menemukan bahwa minum teh hijau memiliki efek yang menguntungkan.
American Diabetes Association memperingatkan siapa pun dengan penyakit ginjal untuk tidak mengonsumsi chromium karena suplementasi dapat memperburuk penyakit ginjal. Suplemen chromium juga dapat mengganggu levothyroxine atau obat yang biasa digunakan untuk mengobati hipotiroidisme.
2. Vitamin E
Vitamin E adalah antioksidan kuat yang dapat membantu memerangi stres oksidatif, pendahulu dan penyumbang diabetes tipe 2. Namun, vitamin E dapat berinteraksi dengan pengencer darah.
Hal ini dapat meningkatkan risiko perdarahan dengan menghalangi efek pembekuan vitamin K. Oleh karena itu, suplemen tanpa pengawasan tidak dianjurkan jika Anda menderita diabetes dan sedang mengonsumsi pengencer darah.
Baca Juga: 4 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi
3. St John's Wort
Diperlukan lebih banyak penelitian tentang penggunaan St. John's wort dan diabetes, karena potensi efeknya pada pengobatan diabetes, sensitivitas insulin, dan sekresi insulin.
Satu studi kecil di British Journal of Clinical Pharmacology yang mengevaluasi penggunaan St. John's wort dan metformin pada 20 subjek pria sehat, menemukan bahwa mengonsumsinya bersamaan dengan metformin dapat meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan gula darah setelah tes toleransi glukosa.
4. Ekstrak Teh Hijau
Minum teh hijau telah terbukti memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Misalnya, dalam meta-analisis dari 17 uji klinis yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition para peneliti menemukan bahwa minum teh hijau memiliki efek yang menguntungkan.
Lihat Juga :