Benarkah Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Ini berarti tubuh perlu menghasilkan lebih banyak insulin untuk mengontrol gula darah sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Baca Juga 5 Minuman Pantangan Gula Darah Tinggi, Tingkatkan Risiko Diabetes
Kurang tidur dapat memengaruhi regulasi hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol dapat memengaruhi respons insulin dan metabolisme karbohidrat yang dapat berdampak pada kadar gula darah.
Kurang tidur dapat memengaruhi regulasi hormon yang mengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin. Ini dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan terutama untuk makanan berkalori tinggi dan kurangnya kemampuan untuk mengontrol pola makan.
Konsumsi makanan yang tidak sehat juga dapat memengaruhi keseimbangan gula darah. Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara kurang tidur dan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Misalnya, studi observasional yang dilakukan pada populasi dewasa telah menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6-7 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.
Namun, penting untuk diingat bahwa bukti ini tidak selalu menunjukkan hubungan sebab-akibat langsung. Banyak faktor lain, seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan faktor genetik, juga dapat memengaruhi risiko diabetes.
Baca Juga 5 Minuman Pantangan Gula Darah Tinggi, Tingkatkan Risiko Diabetes
2. Hormon Kortisol
Kurang tidur dapat memengaruhi regulasi hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol dapat memengaruhi respons insulin dan metabolisme karbohidrat yang dapat berdampak pada kadar gula darah.
3. Nafsu Makan dan Pola Makan
Kurang tidur dapat memengaruhi regulasi hormon yang mengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin. Ini dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan terutama untuk makanan berkalori tinggi dan kurangnya kemampuan untuk mengontrol pola makan.
Konsumsi makanan yang tidak sehat juga dapat memengaruhi keseimbangan gula darah. Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara kurang tidur dan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Misalnya, studi observasional yang dilakukan pada populasi dewasa telah menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6-7 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.
Namun, penting untuk diingat bahwa bukti ini tidak selalu menunjukkan hubungan sebab-akibat langsung. Banyak faktor lain, seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan faktor genetik, juga dapat memengaruhi risiko diabetes.
Lihat Juga :