alexa snippet

Ternyata Konsumsi Sate Gosong Tak Menyebabkan Kanker

Ternyata Konsumsi Sate Gosong Tak Menyebabkan Kanker
Ternyata Konsumsi Sate Gosong Tak Menyebabkan Kanker. (Istimewa).
A+ A-
JAKARTA - Sejumlah orang percaya, bahwa mengonsumsi sate gosong bisa menyebabkan masalah pada kesehatan. Seperti halnya penyakit mematikan, yakni kanker. Namun, anggapan tersebut tidaklah tepat.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof Dr dr Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP mengungkapkan, bahwa mengonsumsi sate gosong tidak mengganggu kesehatan. Namun, daging merah yang dipanaskan dengan suhu tinggi hingga timbul arang bisa memicu kanker.

"Daging merah itu mengandung sebuah zat heterocyclic amines (HCAs) yang memicu sel usus menjadi ngaco tumbuhnya. Dapat memicu sel biasa tumbuh untuk menjadi tumor. Daging merah yang dipanaskan sampai ada arangnya, itu jelek. Bukan arangnya, tapi dagingnya," papar Prof Aru di Kantor YKI, Jakarta.

Kendati demikian, perkembangan sel kanker ini berlangsung sekitar 15-20 tahun. Oleh karena itu, Prof Aru mengatakan kanker bisa dicegah dengan cara melakukan deteksi dini, menghindari risiko dan menjalankan pola hidup sehat.

"90% bisa dicegah. Perlu waktu 10-15 tahun untuk menjadi kanker. Oleh karena itu bisa dicegah dengan edukasi dan skrining sehingga bisa terdiagnosa dini dan mendapatkan pengobatan dengan hasil yang baik. Selain itu penting juga untuk menghindari faktor risiko dan melakukan perilaku hidup sehat seperti olah raga, tidak merokok, diet seimbang, cukup istirahat, atasi stres hingga menurunkan risiko," jelasnya.

Pada dasarnya, 6-10% kanker diturunkan oleh keluarga dan sisanya disebabkan oleh gaya hidup. "Banyak yang tanya kanker itu nurun atau nggak. Jawabannya, 6-10% ada bakat yang diturunkan sisanya dari lingkungan maksudnya gaya hidup dan kebiasaan. Seperti terekspos bahan pangan yang menyebabkan sel kanker. Sel kanker yang tadinya kecil bisa jadi besar," pungkasnya.
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top