Efek Polusi Udara bagi Ibu Hamil, Lahirkan Bayi Kecil
Jum'at, 08 September 2023 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka yang tinggal di kawasan yang lebih hijau dapat membantu mengatasi dampak ini. Bisa jadi kawasan hijau cenderung memiliki lalu lintas yang lebih rendah atau tanaman membantu membersihkan polusi udara. Selain itu kawasan hijau akan memudahkan wanita hamil untuk aktif secara fisik," kata Robin Mzati.
![Efek Polusi Udara bagi Ibu Hamil, Lahirkan Bayi Kecil]()
Lebih lanjut dia mengatakan dalam penelitian yang dilakuka diketahui rata-rata ibu hamil yang tinggal di wilayah polkusi udara melahirkan bayi dengan rata-rata penurunan berat badan sebesar 56 gram, 46 gram, dan 48 gram. Hal itu terdampak oleh paparan polusi udara dengan parikel polusi PM2.5, PM10, NO2, dan BC.
Sementara wanita hamil yang tinggal di daerah yang lebih hijau mempunyai bayi dengan berat lahir sedikit lebih tinggi. Rata-rata 27 gram lebih berat dibandingkan ibu yang tinggal di daerah yang kurang hijau.
“Waktu pertumbuhan bayi di dalam rahim sangat penting untuk perkembangan paru-paru. Kita tahu bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah rentan terhadap infeksi dada, dan hal ini dapat menyebabkan masalah seperti asma di kemudian hari," terang Robin Mzati Sinsamala.
Sementara Profesor Arzu Yorgancioglu, Ketua European Respiratory Society Advocacy Council Chair mengatakan penelitian itu semakin membuktikan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan. Terutama pada bayi dan anak kecil yang rentan.

Lebih lanjut dia mengatakan dalam penelitian yang dilakuka diketahui rata-rata ibu hamil yang tinggal di wilayah polkusi udara melahirkan bayi dengan rata-rata penurunan berat badan sebesar 56 gram, 46 gram, dan 48 gram. Hal itu terdampak oleh paparan polusi udara dengan parikel polusi PM2.5, PM10, NO2, dan BC.
Sementara wanita hamil yang tinggal di daerah yang lebih hijau mempunyai bayi dengan berat lahir sedikit lebih tinggi. Rata-rata 27 gram lebih berat dibandingkan ibu yang tinggal di daerah yang kurang hijau.
“Waktu pertumbuhan bayi di dalam rahim sangat penting untuk perkembangan paru-paru. Kita tahu bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah rentan terhadap infeksi dada, dan hal ini dapat menyebabkan masalah seperti asma di kemudian hari," terang Robin Mzati Sinsamala.
Sementara Profesor Arzu Yorgancioglu, Ketua European Respiratory Society Advocacy Council Chair mengatakan penelitian itu semakin membuktikan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan. Terutama pada bayi dan anak kecil yang rentan.
Lihat Juga :