Waspada! Ini Daftar Kandungan Berbahaya dalam Skincare
Kamis, 21 September 2023 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu efek penggunaan kosmetik yang mengandung streroid yakni bisa memicu pertumbuhan bulu-bulu alias rambut di kulit yang semakin lebat.
“Sehingga yang kamu temukan di tempat praktek kadang-kadang banyak efek-efek samping seperti misalnya efek samping steroid mukanya jadi buluan jadi bulunya jadi panjang-panjang kedua betul ada kumisnya,” tutur dia.
Baca Juga: Nagita Slavina Tenteng Tas Rp58 Juta di Spanyol, Netizen: Motor Diketekin
Efek lain dari kosmetik yang mengandung steroid, yakni bisa menimbulkan berbagai masalah di kulit. Mulai dari timbulnya strechmark, merah-merah, hingga iritasi karena kulit yang semakin menipis.
“Ada juga obag pemutih yang diminum padahal memiliki kandungan steroid kemudian bisa menimbulkan stretch marks, merah-merah, gurat-gurat besar-besar kayak harimau, terus habis itu tidak bisa hilang,” ucapnya.
“Kedua, kulitnya bisa jadi tipis jadi kalau kita lihat kulit mukanya tipis, semua urat-urat dan lain-lain, kemudian lebih mudah infeksi dan lain-lain. Hal ini tuh susah sekali untuk dikembalikan, kemudian ada mau menghilangkan flek, tapi malah jadi flek permanen,” ujar dr. Arini.
“Sehingga yang kamu temukan di tempat praktek kadang-kadang banyak efek-efek samping seperti misalnya efek samping steroid mukanya jadi buluan jadi bulunya jadi panjang-panjang kedua betul ada kumisnya,” tutur dia.
Baca Juga: Nagita Slavina Tenteng Tas Rp58 Juta di Spanyol, Netizen: Motor Diketekin
Efek lain dari kosmetik yang mengandung steroid, yakni bisa menimbulkan berbagai masalah di kulit. Mulai dari timbulnya strechmark, merah-merah, hingga iritasi karena kulit yang semakin menipis.
“Ada juga obag pemutih yang diminum padahal memiliki kandungan steroid kemudian bisa menimbulkan stretch marks, merah-merah, gurat-gurat besar-besar kayak harimau, terus habis itu tidak bisa hilang,” ucapnya.
“Kedua, kulitnya bisa jadi tipis jadi kalau kita lihat kulit mukanya tipis, semua urat-urat dan lain-lain, kemudian lebih mudah infeksi dan lain-lain. Hal ini tuh susah sekali untuk dikembalikan, kemudian ada mau menghilangkan flek, tapi malah jadi flek permanen,” ujar dr. Arini.
(tdy)
Lihat Juga :