6 Jamu Herbal yang Bisa Bantu Proses Penyembuhan Cacar Monyet
Selasa, 07 November 2023 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Herba meniran mengandung filantin, hipofilantin, damar, kalium, tanin, saponin, flavanoid dan triterpenoid.
Meniran berfungsi sebagai antibakteri atau antibiotik, antihepatotoksik, antipiretik, antitusif, antiradang, antivirus, diuretik, ekspektoran, hipoglikemik, dan sebagai immunostimulan.
Sebagai agen immunomodulator, sambiloto dapat digunakan sebagai immunostimulator yang meningkatkan respons imun saat kekebalan tubuh menurun.
Sambiloto juga bisa menjadi imunosupresor yang dapat menurunkan respons kekebalan tubuh saat sistem kekebalan tubuh meningkat melebihi kondisi tubuh normal. Selain itu, sebagai immunomodulator, sambiloto juga mampu menormalkan kondisi tubuh meskipun terjadi infeksi.
Umumnya, temulawak memiliki akar rimpang dan kulit yang berwarna kuning muda. Rimpang ini mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral.
Meniran berfungsi sebagai antibakteri atau antibiotik, antihepatotoksik, antipiretik, antitusif, antiradang, antivirus, diuretik, ekspektoran, hipoglikemik, dan sebagai immunostimulan.
2. Sambiloto
Sambiloto merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki agen immunomodulator. Aktivitas immunomodulator dari sambiloto ini disebabkan karena adanya beberapa kandungan senyawa aktif di dalamnya. Mulai dari deoxyandrographolide, andrographolide, 14-deoxy-11, neoandrographolide, 12- didehydroandrographolide, homoandrographolide, diterpenoid, hingga flavonoid.Sebagai agen immunomodulator, sambiloto dapat digunakan sebagai immunostimulator yang meningkatkan respons imun saat kekebalan tubuh menurun.
Sambiloto juga bisa menjadi imunosupresor yang dapat menurunkan respons kekebalan tubuh saat sistem kekebalan tubuh meningkat melebihi kondisi tubuh normal. Selain itu, sebagai immunomodulator, sambiloto juga mampu menormalkan kondisi tubuh meskipun terjadi infeksi.
3. Temulawak
Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang bentuknya mirip dengan kunyit. Saat ini, temulawak banyak dibudidayakan sebagai tanaman herbal rumah.Umumnya, temulawak memiliki akar rimpang dan kulit yang berwarna kuning muda. Rimpang ini mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral.
Lihat Juga :