Sensasi Berenang Bersama Hiu Paus di Bone Bolango Gorontalo

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:29 WIB
loading...
Sensasi Berenang Bersama...
Wisatawan bisa merasakan sensasi berenang bersama hiu paus di perairan Botubarani, Gorontalo. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
BONE BOLANGO - Mendengar kata "hiu" kerap membuat nyali jadi ciut. Namun, ada salah satu jenis hiu yang memiliki nama latin Rhincodon Typus atau dalam bahasa Inggris disebut whale shark (hiu paus) yang justru memunculkan perasaan sebaliknya. Sebab, hiu paus termasuk ikan yang "ramah" karena hanya mau memakan plankton yang merupakan spesies ikan terbesar.

Kalau Anda ingin merasakan sensasi berenang bersama hiu paus, tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Cukup datang ke Pantai Botubarani di Kapubaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Lokasi Wisata Bahari
Hiu Paus bisa dicapai dengan kendaraan bermotor selama setengah jam dari pusat Kota Gorontalo atau satu setengah jam dari Bandara Jalaluddin Gorontalo. Sejak Juli 2020 di masa PSBB, Kabupaten Bone Bolango kembali membuka obyek wisata ini, tentu dengan penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan seperti wajib memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan selama berada di lokasi wisata. (Baca Juga: Pengalaman Baru Bersantap di Dalam Pod )

Tim Monitoring Hiu Paus Botubarani Iman Tilahunga menjelaskan, bulan Mei-Juni merupakan puncak kedatangan Hiu Paus ke perairan Pantai Botubarani.

Sensasi Berenang Bersama Hiu Paus di Bone Bolango Gorontalo


"Kita sudah meriset sejak 2016 mengenai kedatangan hiu paus di wilayah ini. Ada keunikan di mana perairan Botubarani menjadi salah satu tempat persinggahan hiu paus. Hal itu dikarenakan adanya musim ikan nike yang menjadi makanan hiu paus," ujar Iman.

"Selama lima hari di tiap bulan antara tanggal 21-25, musim ikan nike akan masuk ke muara di mana cekungan Pantai Batubarani memiliki tingkat nutrisi perairan yang tinggi dan sering terjadi upwelling. Saat itulah arus bawah naik ke atas permukaan membawa nutrisi dan plankton. Ini yang menarik perhatian hiu paus untuk singgah di perairan Botubarani," sambungnya.

Sensasi Berenang Bersama Hiu Paus di Bone Bolango Gorontalo


Tiba di Pantai Botubarani, hanya dengan puluhan kayuhan dayung, hiu paus sudah bisa dilihat. Untuk melihat hiu paus ini, wisatawan cukup menggunakan perahu bercadik dengan kapasitas dua sampai tiga orang. Kalau Anda sedang beruntung, tiga hingga enam ekor hiu paus bisa dilihat secara bersamaan.

Bagi yang ingin merasakan sensasi berenang bersama hiu paus, pengelola menyediakan penyewaan alat untuk snorkeling dan diving. Hanya, bila Anda tidak mau terkena air tetapi ingin melihat dan memberi makan hiu paus secara langsung, dapat memilih menaiki perahu kayu yang telah tersedia di sana.

Ada sejumlah peraturan yang harus dipatuhi saat melihat langsung hiu paus, di antaranya tidak boleh memberi makan sembarangan kecuali yang telah disediakan oleh pengelola, tidak diperbolehkan menyentuh bagian apapun dari hiu paus, menjauhi bagian ekor saat berenang atau diving, dan tidak menggunakan lampu kilat saat pengambilan foto. (Baca Juga: Selain Kuliner dan Budaya, Bima Simpan Surga Wisata Tersembunyi )

Perlu diketahui, kemunculan hiu paus ini hanya musiman. Menurut kalender wisata yang dibuat Tim Monitoring Hiu Paus Botubarani, puncak musim kedatangan kelompok hiu paus ke perairan tersebut yaitu pada Mei dan Juni. Selain di periode itu akan sulit menemukan hiu paus di wilayah tersebut. Kecuali kalau Anda sedang beruntung.

Namun, jika Anda tidak beruntung bertemu hiu paus saat berlibur ke sana, Gorontalo masih memiliki pesona alam lain seperti Taman Laut Olele, Pantai Kurinai, Ekowisata Maleo Hungayono, dan Wisata Alam Pemandian Lombongo.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Target 17 Juta Wisman...
Target 17 Juta Wisman di Tengah Krisis Global, Menpar: Pariwisata Harus Adaptif!
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Berita Terkini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved