4 Penyakit pada Bayi Baru Lahir dan Cara Mencegahnya

Kamis, 14 Desember 2023 - 09:20 WIB
loading...
4 Penyakit pada Bayi...
Penyakit pada bayi baru lahir sangat beragam dan penting diwaspadai. Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi, orang tua harus proaktif dalam mencegah. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Penyakit pada bayi baru lahir sangat beragam dan penting diwaspadai. Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi, orang tua harus proaktif dalam mencegah dan harus mendapat informasi lengkap tentang penyakit umum.

Setelah lahir, bayi akan beradaptasi dengan dunia luar sehingga membuat mereka semakin rentan dengan berbagai penyakit . Terlebih, imun pada bayi baru lahir belum kuat dan menyebabkan mereka berisiko tinggi mengalami infeksi.

Orang tua dapat mengendalikan kesehatan mereka sendiri dengan mempelajari penyakit umum yang menyerang bayi baru lahir dan menerapkan tindakan pencegahan. Pemeriksaan rutin, sanitasi yang ketat, dan perawatan medis yang tepat waktu adalah cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan bayi baru lahir.

Penyakit pada Bayi Baru Lahir dan Cara Mencegahnya



Berikut penyakit pada bayi baru lahir dan cara mencegahnya dilansir dari Times of India, Kamis (14/12/2023).

Baca Juga: 5 Khasiat Makan Bayam Setiap Hari, Bisa Cegah Osteoporosis

1. Infeksi


Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang, sehingga rentan terhadap infeksi. Menjaga lingkungan yang bersih dan higienis sangat penting untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh kuman yang ada di tangan dan pakaian. Pneumonia, infeksi darah, dan infeksi otak sering terjadi dan memerlukan perawatan di NICU.

Mencuci tangan secara ketat, memastikan kebersihan lingkungan sekitar bayi, dan meminimalkan paparan terhadap individu yang menderita penyakit dapat mengurangi risiko infeksi pada bayi baru lahir secara signifikan.

2. Penyakit Kuning


Penyakit kuning merupakan kekhawatiran yang tersebar luas di kalangan bayi baru lahir di seluruh dunia, sering kali disebabkan oleh fungsi hati yang belum matang, yang dikenal sebagai penyakit kuning fisiologis. Meskipun sebagian besar kasusnya ringan dan dapat diatasi dengan sendirinya, bayi yang lahir dari ibu dengan golongan darah negatif mengalami penyakit kuning yang lebih parah karena ketidakcocokan golongan darah.

Pemantauan dan penanganan penyakit kuning, terutama pada kasus ketidakcocokan golongan darah, melibatkan fototerapi. Pemeriksaan pranatal, ditambah dengan intervensi medis yang tepat waktu, dapat membantu mengantisipasi dan mengatasi potensi komplikasi.

Baca Juga: 3 Buah yang Tidak Boleh Diberikan ke Anak saat Batuk, Agar Cepat Sembuh

3. Kesulitan Bernapas


Beberapa bayi baru lahir mengalami kesulitan bernapas karena penurunan kadar surfaktan di paru-parunya, suatu kondisi yang disebut Respiratory Distress Syndrome (RDS). Bayi dengan RDS memerlukan dukungan ventilator.

Meskipun RDS tidak selalu dapat dicegah, perawatan prenatal yang komprehensif dan kesadaran akan faktor risiko dapat berkontribusi pada deteksi dini dan penatalaksanaan.

4. Cacat Lahir


Sekitar 3-5 persen bayi baru lahir dilahirkan dengan kelainan bawaan, sering kali melibatkan jantung dan otak. Banyak dari anomali ini dapat diidentifikasi melalui pemeriksaan pranatal, meskipun tidak semua kondisi dapat dideteksi sebelum kelahiran.

Pemeriksaan prenatal secara teratur, termasuk sonografi, memainkan peran penting dalam mengidentifikasi dan mempersiapkan kelainan bawaan. Deteksi dini memfasilitasi intervensi medis tepat waktu dan perawatan khusus di NICU.

Baca Juga: Bahaya Polusi Udara pada Anak-Anak, Bisa Memperpendek Usia
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Berita Terkini
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Badan Bau Amis Meski...
Badan Bau Amis Meski Sudah Mandi? Bisa Jadi Tanda Penyakit Langka Trimethylaminuria
Dari Video Rumahan ke...
Dari Video Rumahan ke 15 Juta Juta Subscribes, Ini Rahasia Aletha Abew Bikin Penonton Betah
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Cara Cerdas Jaga Kulit...
Cara Cerdas Jaga Kulit Tetap Mulus Tanpa Harus Ribet Atur Jadwal Antre Perawatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved