Diresmikan Menkes, Dexa Group Bangun Fasilitas Industri Alat Kesehatan untuk Wujudkan Kemandirian Nasional

Jum'at, 22 Desember 2023 - 22:22 WIB
loading...
Diresmikan Menkes, Dexa...
Menkes Budi Gunadi Sadikin (dua dari kanan) meresmikan fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica di Cikarang, Bekasi, belum lama ini. Foto/Dexa Group
A A A
CIKARANG - Untuk mendorong kemandirian industri farmasi dan alat kesehatan Nasional, Dexa Group membangun fasilitas industri alat kesehatan pertama melalui PT Deca Metric Medica. Dengan dibangunnya fasilitas industri ini, Indonesia mampu menyediakan produk alat kesehatan pembalut luka atau wound dressing yang kebutuhannya berada di urutan ke-5 alat kesehatan paling banyak ditransaksikan dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP).

Fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica diresmikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang didampingi Pimpinan Dexa Group Ferry A. Soetikno dan Direktur Utama PT Medela Potentia Krestijanto Pandji. Turut hadir pula Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Rizka Andalucia, serta jajaran direksi dan komisaris Dexa Group dan Medela Potentia Group pada Kamis (21/12/2023) di kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Menteri Kesehatan mengapresiasi peresmian fasilitas produksi alat kesehatan PT Deca Metric Medica yang dapat mendukung ketahanan kesehatan Nasional. Menurut Menkes, ada 10 alat kesehatan yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan data e-Katalog di 900 rumah sakit pemerintah. Yaitu alat suntik, infus set, sarung tangan, Iv chateter, dan kasa atau pembalut luka.

Menkes mengapresiasi PT Deca Metric Medica yang telah memproduksi pembalut luka. Ia menyebut bahwa volume penjualan wound dressing di Indonesia bisa mencapai Rp300 miliar per tahun. Selain itu, alat kesehatan ini juga merupakan barang habis pakai yang terus digunakan di fasilitas kesehatan.

"Saya yakin yang namanya wound dressing (pembalut luka) itu dipakai di seluruh dunia, kita bukakan ke UNICEF," kata Menkes.

Menkes mendukung alat kesehatan dalam negeri selain untuk memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga bisa diekspor ke mancanegara. Pemerintah akan memfasilitasi produksi dalam negeri untuk terserap di pasar global.

PT Deca Metric Medica diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan produk impor alat kesehatan Indonesia. Menurut laporan kinerja semester I 2023 Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, transaksi alat kesehatan nasional melalui e-katalog pada 2019-2020 masih didominasi produk impor yang mencapai 88 persen.

Menurut data Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), pasar alat kesehatan Indonesia tahun 2020 sebesar Rp49,7 triliun setara dengan 0,7 persen pasar alat kesehatan global. Namun, neraca perdagangan alat kesehatan dalam negeri masih mengalami defisit Rp23,8 triliun dengan nilai ekspor Rp16,3 triliun dan impor sebesarRp 40,1 triliun.

“Dexa Group membangun fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica sebagai langkah nyata dukungan kami terhadap visi pemerintah dalam mencapai kemandirian kesehatan nasional. Kami berkomitmen untuk mendukung transformasi sistem ketahanan kesehatan dengan memberikan kontribusi maksimal dalam penyediaan alat kesehatan berkualitas untuk
masyarakat,” kata Ferry Soetikno .

Fasilitas industri alat kesehatan PT Deca Metric Medica yang dibangun sejak 2020 dan memulai produksi pada Januari 2023, telah mendapat sertifikasi Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) dari Kemenkes dan produk-produknya telah masuk dalam e-katalog sektoral Kementerian Kesehatan.

PT Deca Metric Medica fokus memproduksi alat kesehatan untuk pembalut luka yang menjadi salah satu alat kesehatan paling banyak dibutuhkan di Indonesia.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mencatat, pembalut luka atau wound dressing berada di urutan kelima produk alat kesehatan paling banyak dibeli di Indonesia pada 2022 setelah alat suntik, infus set, sarung tangan bedah, serta kateter.

PT Deca Metric Medica kini telah memproduksi sejumlah alat kesehatan seperti Stardec DecaFix yang berfungsi sebagai fiksasi tambahan setelah penutup luka primer, fiksasi luka lebar di area persendian, dan fiksasi tubing.

PT Deca Metric Medica juga memproduksi Stardec DecaMed yang berfungsi sebagai penutup luka dilengkapi dengan absorbent pad dan penutup luka pascaoperasi.

Produksi Deca Metric Medica selanjutnya adalah Stardec DecaPore yang merupakan produk paper tape with dispenser yang berfungsi untuk fiksasi lightweight tubing dan sebagai plester penutup luka. Produksi lainnya Stardec DecaCare yang merupakan produk antiseptic surgical scrub.

PT Deca Metric Medica juga memproduksi plester pelindung luka dengan bahan bebas latex dan aman untuk kulit sensitif, yakni plester untuk anak, Stardec DecaPlast Character Zoo Party dan plester antiair, Stardec Decaplast Waterproof.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Kesehatan Jadi Fokus Meningkatkan Kualitas dan Aksesibilitas Perawatan
Awas, Paparan Formaldehida...
Awas, Paparan Formaldehida Berlebihan di Rumah Dapat Bahayakan Kesehatan
Menkes Budi Gunadi Sadikin...
Menkes Budi Gunadi Sadikin Resmikan Ciputra Hospital Surabaya, Dilengkapi Peralatan Canggih
Menkes Sebut Harga Obat...
Menkes Sebut Harga Obat di Indonesia Lima Kali Lebih Mahal Dibandingkan Malaysia
Mengenal Heart Failure...
Mengenal Heart Failure Monitor, Alat Pendeteksi Kadar Air dalam Paru-Paru untuk Pasien Gagal Jantung
idsMED Ajak Masyarakat...
idsMED Ajak Masyarakat untuk Sadar Pentingnya Memilih Produk Alat Kesehatan Asli dan Legal
Bantu RSUD Kota Bogor,...
Bantu RSUD Kota Bogor, Fraksi PKS Serahkan Alat Kesehatan dan Obat-obatan
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Perkuat Industri Lokal,...
Perkuat Industri Lokal, MDRN Jalin Kerja Sama Strategis dengan BUMN China
Rekomendasi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Berita Terkini
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Gugatan Hak Asuh Anak...
Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Sarwendah Belum Terima Surat Panggilan Sidang
Digugat Rp1 Miliar oleh...
Digugat Rp1 Miliar oleh Keluarga Keisya Levronka, Untar Buka Suara
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
Infografis
Beragam Manfaat Air...
Beragam Manfaat Air Rebusan Daun Kelor untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved