CERMIN: Pain is Temporary, Film is Forever

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:26 WIB
loading...
CERMIN: Pain is Temporary,...
Film Thailand Not Friends membaurkan kisah kematian, persahabatan, merawat kenangan, keinginan orang tua, dan membuat film dalam ceritanya. Foto/GDH559
A A A
JAKARTA - Tahun 2025. Tepat dua puluh tahun sejak dirilis perdana, Catatan Akhir Sekolah mengingatkan kita kembali betapa inventifnya industri perfilman kita yang berani mengolah tema-tema 'berat'.

Sampai hari ini,Catatan Akhir Sekolah masih menjadi salah satu film terbaik yang pernah dihasilkan Hanung Bramantyo. Opening sequence-nya yang berjalan delapan menit tanpa putus masih belum tertandingi oleh film Indonesia mana pun hingga hari ini.

Dari film tersebut kita juga tahu bahwa film remaja tak perlu melulu membahas soal pacaran, keinginan menikah, hamil di luar nikah, dan beragam persoalan stereotipe lainnya. Bahwa film remaja juga bisa membahas isu-isu berat termasuk korupsi misalnya.

Baca Juga: CERMIN: Sandra Voyter, Biseksual, Tersangka Pembunuhan Suaminya Sendiri

Tapi yang paling mengesankan dari Catatan Akhir Sekolah bisa jadi tentang bagaimana remaja-remaja culun tak punya pengalaman mencoba membuat film dengan peralatan dan pengetahuan seadanya. Juga bagaimana film yang mereka buat kelak akan mengubah masa depan sekolah mereka.

Mundur setahun sebelumnya, tepatnya tahun ini, kita disuguhkan film yang menjadi perwakilan resmi Thailand dalam Academy Awards 2024. Sebuah film yang mau tak mau mengingatkan kita pada Catatan Akhir Sekolah.

CERMIN: Pain is Temporary, Film is Forever

Foto: GDH 559

Not Friends
yang disutradarai Atta Hemwadee mencampurbaurkan isu soal kematian, persahabatan, merawat kenangan, keinginan orang tua, dan pengalaman membuat film di tengah-tengahnya.

Not Friends langsung membuka ceritanya dengan sebuah opening tak terduga. Kita berkenalan dengan seorang siswa ramah bernama Joe yang terlihat disenangi semua teman-temannya. Namun tragis, di pagi yang biasa itu, Joe tertabrak oleh sebuah bus dan seisi sekolah menangisi kepergiannya.

Kita berpikir skenario yang juga ditulis sendiri oleh Atta ini akan bercerita banyak soal Joe. Sebuah pemikiran yang tak salah tapi juga tak sepenuhnya benar. Karena kelak kita akan bertemu dengan karakter utama film ini sesungguhnya, seorang siswa bermasalah bernama Pae.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Dermaster Gizi, Slimming...
Dermaster Gizi, Slimming & Metabolic Center Resmi Dibuka, Tawarkan Program Diet Personal Berbasis Medis
Info Resmi Undian AQUA...
Info Resmi Undian AQUA Terbaru, Cek Sebelum Klaim Hadiah di AQUA 100% Untung!
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Baby Blessing: Gagal Lahir 3 Kali, Bowie Selamatkan Sang Ibu
Salah Kaprah soal Cara...
Salah Kaprah soal Cara Naik Berat Badan yang Sering Dilakukan Orang Kurus
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Infografis
7 Film Indonesia Terlaris,...
7 Film Indonesia Terlaris, Salah Satunya Film Jumbo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved