Penyebab Rambut Rontok, Salah Satunya Dipicu Fase Telogen
Minggu, 04 Februari 2024 - 16:00 WIB
loading...
Penyebab rambut rontok cukup beragam. Tidak hanya pada kalangan rambut panjang saja, juga pada rambut pendek. Foto/ hindustan times
A
A
A
JAKARTA – Penyebab rambut rontok cukup beragam. Tidak hanya pada kalangan rambut panjang saja, juga pada rambut pendek.
Dokter sekaligus Healthy Educator, dr Audrey Natalia menjelaskan kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pasalnya, cepat atau lambat permasalahan rambut rontok harus segera diatasi dan dicari solusinya.
Baca Juga: 5 Tips Merawat Rambut Berketombe, Cocok Buat yang Sering Beraktivitas di Luar Ruangan
Menurutnya, rambut rontok terjadi karena rambut sudah masuk ke dalam fase telogen atau lansia. Pada kondisi seperti ini rambut tidak bisa kembali ke fase muda lagi atau ke fase katagen dan anagen. Sehingga kebanyakan rambut itu akan memiliki masa waktunya tersendiri untuk merontokkan rambut.
“Sebetulnya jumlah rambut rontok itu ya akan tetap sama aja kok. Karena rambut yang udah masuk ke fase telogen atau lansia ini nggak bisa balik jadi muda lagi atau ke fase katagen dan anagen. Rambut pas udah di fase tua atau telogen ini kayak menerima vonis (misalnya) ‘kamu akan copot dalam tiga bulan’,” kata dr Audrey, dikutip dalam akun TikToknya @audrey_natalia, Minggu (4/2/2024).
Hanya saja pada waktu keramas dan bagian massage, dr Audrey mengatakan, kondisi ini yang dapat membantu rambut-rambut telogen itu lebih mudah untuk melepaskan dirinya.
Dengan kata lain yang sebetulnya harus diperbaiki dalam permasalahan rambut rontok yaitu jumlah rambut agar tidak terlalu cepat menuju ke fase telogen.
Dokter sekaligus Healthy Educator, dr Audrey Natalia menjelaskan kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pasalnya, cepat atau lambat permasalahan rambut rontok harus segera diatasi dan dicari solusinya.
Baca Juga: 5 Tips Merawat Rambut Berketombe, Cocok Buat yang Sering Beraktivitas di Luar Ruangan
Menurutnya, rambut rontok terjadi karena rambut sudah masuk ke dalam fase telogen atau lansia. Pada kondisi seperti ini rambut tidak bisa kembali ke fase muda lagi atau ke fase katagen dan anagen. Sehingga kebanyakan rambut itu akan memiliki masa waktunya tersendiri untuk merontokkan rambut.
“Sebetulnya jumlah rambut rontok itu ya akan tetap sama aja kok. Karena rambut yang udah masuk ke fase telogen atau lansia ini nggak bisa balik jadi muda lagi atau ke fase katagen dan anagen. Rambut pas udah di fase tua atau telogen ini kayak menerima vonis (misalnya) ‘kamu akan copot dalam tiga bulan’,” kata dr Audrey, dikutip dalam akun TikToknya @audrey_natalia, Minggu (4/2/2024).
Hanya saja pada waktu keramas dan bagian massage, dr Audrey mengatakan, kondisi ini yang dapat membantu rambut-rambut telogen itu lebih mudah untuk melepaskan dirinya.
Dengan kata lain yang sebetulnya harus diperbaiki dalam permasalahan rambut rontok yaitu jumlah rambut agar tidak terlalu cepat menuju ke fase telogen.
Lihat Juga :