8 Makanan yang Membawa Keberuntungan di Tahun Baru Imlek
Kamis, 08 Februari 2024 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
6. Buah Keberuntungan

Foto/Serious Eats
Buah seperti jeruk, kumquat, dan jeruk Bali sering diberikan sebagai hadiah di Tahun Baru Imlek. Bentuknya yang bulat dan warna emas melambangkan kemakmuran dan membawa rejeki bagi penerimanya sepanjang tahun.
Beberapa orang menyajikan buah ini masih tumbuh di pohon kecil, yang kemudian dapat digunakan untuk menghiasi rumah. Namun, ada juga yang diberikan sebagai bagian dari keranjang buah dan dimaksudkan untuk dimakan selama hari raya, biasanya di akhir makan.
Kumquat berkulit tipis (jinju) memiliki rasa manis dengan sedikit rasa asam tetapi tidak ada rasa pahit, dan dimakan utuh, termasuk kulitnya. Sebaliknya, dibutuhkan kerja keras mengupas kulit tebal jeruk Bali dengan isian buah yang manis dan sedikit pahit.
7. Babao Fan (Nasi Delapan Harta Karun)

Foto/Serious Eats
Puding ketan manis ini melambangkan rejeki yang besar. Makanan ini memanjakan mata, dipenuhi buah-buahan dan kacang-kacangan dan disiram dengan sirup gula yang berkilau. Biasanya puding ini berisi biji teratai, biji almond, jujube, manisan buah-buahan, lengkeng kering, plum kering, pasta kacang merah, biji gingko, biji aprikot, dan goji buah beri.
Saat membuat makanan ini dimulai dengan meletakkan buah-buahan dan biji-bijian dalam pola di sepanjang bagian dalam mangkuk. Kemudian menambahkan lapisan beras ketan matang yang telah dibasahi dengan mentega dan dimaniskan dengan gula.
Selanjutnya, buah berbentuk lingkaran diletakkan di sekeliling tepi mangkuk, di atasnya diberi lapisan nasi kedua yang disusun perlahan. Diikuti dengan lingkaran pasta kacang merah manis, lebih kecil dari diameter mangkuk, dan di atasnya ditutup dengan ketan. Setelah dikukus dan didinginkan, makanan disajikan dengan sirup manis di atasnya.
8. Tang Yuan (Bola Ketan dalam Sirup Manis)

Foto/Serious Eats
Bola-bola nasi kecil yang kenyal ini, dibentuk dari tepung ketan dan air, disajikan sebagai simbol kebersamaan dan reuni keluarga. Bola-bolanya sendiri relatif hambar, tetapi hampir selalu disajikan dalam kuah berbumbu.
Bola ketan polos dan seukuran kelereng kecil, atau lebih besar dan diisi pasta wijen hitam manis. Bola-bola ini berukuran padat dan memiliki tekstur yang kenyal, mudah digigit, serta menjadi hidangan penutup yang disajikan dalam kuahnya yang hangat dan manis.
Baca Juga: Resep Kue Keranjang, Makanan Istimewa untuk Imlek 2023
(dra)
Lihat Juga :