Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, Program #BaktiSOSial Sasar Ratusan Panti Asuhan dan Panti Jompo
Kamis, 08 Februari 2024 - 04:00 WIB
loading...
SOS menghadirkan program CSR bertajuk #BaktiSOSial yang menyasar ratusan panti asuhan dan panti jompo. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Panti asuhan dan panti jompo merupakan sarana kesejahteraan sosial yang mempunyai peranan penting dalam memberikan penghidupan serta tempat tinggal yang layak bagi anak asuh serta lansia. Hal ini tentu akan lebih maksimal jika lingkungan panti selalu bersih dan higienis.
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, SOS menghadirkan program CSR bertajuk #BaktiSOSial dengan tema “Satu Langkah Bersih untuk Ribuan Senyuman” yang menyasar ratusan panti asuhan dan panti jompo.
Mengutip hasil penelitian dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bersama pemerintah Australia dan The SMERU Research Institute pada 2022, kebanyakan panti jompo di Indonesia memiliki dana terbatas dan hanya mengandalkan pendanaan mandiri.
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) pada 2014 juga pernah mencatat bahwa dari sekitar 3.000 panti asuhan yang berdiri di wilayah Jabodetabek, hanya 38 persen yang berfasilitas layak, meliputi pemenuhan fasilitas sanitasi yang berkesinambungan dengan kebersihan lingkungan panti. Terlebih risiko penularan penyakit juga bisa meningkat di lingkungan dengan fasilitas sanitasi buruk serta lingkungan padat penghuni seperti panti asuhan dan panti jompo.
Managing Director Brand Investment & Consumer Engagement – Consumer, Cosmetics & Health Care – SOS Winny Yunitawati menjelaskan, menjaga kebersihan merupakan langkah penting yang dibutuhkan guna mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Hadirnya kegiatan CSR #BaktiSOSial ini sejalan dengan komitmen SOS untuk memberikan perlindungan bagi keluarga, rumah, dan lingkungan sekitar melalui kebiasaan hidup bersih dan sehat agar bebas dari kuman, virus, dan bakteri berbahaya," kata Winny Yunitawati.
"Hingga saat ini, program CSR #BaktiSOSial telah berhasil menjangkau setidaknya 200 titik panti asuhan dan panti jompo yang tersebar di 20 kota di Indonesia, dengan mendistribusikan lebih dari 80.000 produk kebersihan serta melakukan aksi bersih-bersih yang dilakukan bersama Tim SOS dengan jaringan komunitas relawan Dompet Dhuafa dan penghuni panti,” tambahnya.
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, SOS menghadirkan program CSR bertajuk #BaktiSOSial dengan tema “Satu Langkah Bersih untuk Ribuan Senyuman” yang menyasar ratusan panti asuhan dan panti jompo.
Mengutip hasil penelitian dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bersama pemerintah Australia dan The SMERU Research Institute pada 2022, kebanyakan panti jompo di Indonesia memiliki dana terbatas dan hanya mengandalkan pendanaan mandiri.
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) pada 2014 juga pernah mencatat bahwa dari sekitar 3.000 panti asuhan yang berdiri di wilayah Jabodetabek, hanya 38 persen yang berfasilitas layak, meliputi pemenuhan fasilitas sanitasi yang berkesinambungan dengan kebersihan lingkungan panti. Terlebih risiko penularan penyakit juga bisa meningkat di lingkungan dengan fasilitas sanitasi buruk serta lingkungan padat penghuni seperti panti asuhan dan panti jompo.
Managing Director Brand Investment & Consumer Engagement – Consumer, Cosmetics & Health Care – SOS Winny Yunitawati menjelaskan, menjaga kebersihan merupakan langkah penting yang dibutuhkan guna mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Hadirnya kegiatan CSR #BaktiSOSial ini sejalan dengan komitmen SOS untuk memberikan perlindungan bagi keluarga, rumah, dan lingkungan sekitar melalui kebiasaan hidup bersih dan sehat agar bebas dari kuman, virus, dan bakteri berbahaya," kata Winny Yunitawati.
"Hingga saat ini, program CSR #BaktiSOSial telah berhasil menjangkau setidaknya 200 titik panti asuhan dan panti jompo yang tersebar di 20 kota di Indonesia, dengan mendistribusikan lebih dari 80.000 produk kebersihan serta melakukan aksi bersih-bersih yang dilakukan bersama Tim SOS dengan jaringan komunitas relawan Dompet Dhuafa dan penghuni panti,” tambahnya.
Lihat Juga :