6 Manfaat Bangun Pagi, Salah Satunya Menurunkan Stres
Minggu, 18 Februari 2024 - 04:43 WIB
loading...
A
A
A
2. Optimisme meningkat
Early bird sering kali mengungkapkan perasaan harapan dan motivasi untuk mencapai tujuan di pagi hari. Mereka mungkin merasa lebih bisa mengendalikan diri dengan menghadapi tugas secara langsung dibandingkan merasa khawatir secara berlebihan. Matahari terbit melambangkan awal yang baru dan juga dapat membantu dalam memiliki pola pikir optimistis.
3. Meningkatkan fokus dan konsentrasi
Pagi hari adalah waktu puncak kinerja dengan sirkulasi alami dan perubahan hormon yang meningkatkan kewaspadaan. Early bird memanfaatkan jendela jernih ini untuk mendapatkan waktu kerja yang efisien dan bebas gangguan sebelum kelelahan mental mulai terjadi.
4. Meningkatkan kreativitas
Early bird mungkin membuat lebih banyak koneksi mental untuk menghasilkan ide-ide kreatif di pagi hari. Seiring dengan fokus yang lebih tajam, keterampilan pemecahan masalah juga mungkin mengalami peningkatan jika mereka yang bangun pagi
5. Regulasi emosi yang lebih baik
Bangun lebih awal memberikan waktu pemrosesan sebelum permintaan menumpuk. Jadi, early bird menghindari perasaan terbebani secara emosional.
6. Meningkatkan kesehatan
Dengan jam kerja ekstra di pagi hari, orang yang bangun pagi lebih cenderung melakukan kebiasaan kesehatan seperti sarapan yang tepat, olahraga, meditasi, dan menulis jurnal. Meluangkan waktu untuk ritual ini berarti manfaat kesehatan mental jangka panjang.
Jangan mencoba untuk tiba-tiba beralih dari suka tidur malam ke bangun pagi. Anda bisa mulai dengan bangun 15 menit lebih awal setiap malam selama berhari-hari atau berminggu-minggu, saran Dr Tugnait. Ini memberi waktu pada jam tubuh Anda untuk menyesuaikan diri dengan siklus gerakan mata cepat (REM) sebelumnya.
2. Tetapkan waktu bangun yang konsisten
Pilihlah jadwal bangun pagi yang wajar dan dapat Anda pertahankan setiap hari, bahkan di akhir pekan. Konsistensi melatih fisiologi Anda untuk mengharapkan dan beradaptasi dengan waktu bangun yang lebih awal. Berikan waktu yang cukup untuk mencukupi aku tidur nyenyak.
3. Paparkan diri Anda pada cahaya pagi
Paparan sinar matahari dan menghindari cahaya biru di malam hari membantu mengatur ritme sirkadian Anda. Buka tirai terlebih dahulu agar cahaya matahari mengaktifkan kewaspadaan. Redupkan lampu buatan setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.
Early bird sering kali mengungkapkan perasaan harapan dan motivasi untuk mencapai tujuan di pagi hari. Mereka mungkin merasa lebih bisa mengendalikan diri dengan menghadapi tugas secara langsung dibandingkan merasa khawatir secara berlebihan. Matahari terbit melambangkan awal yang baru dan juga dapat membantu dalam memiliki pola pikir optimistis.
3. Meningkatkan fokus dan konsentrasi
Pagi hari adalah waktu puncak kinerja dengan sirkulasi alami dan perubahan hormon yang meningkatkan kewaspadaan. Early bird memanfaatkan jendela jernih ini untuk mendapatkan waktu kerja yang efisien dan bebas gangguan sebelum kelelahan mental mulai terjadi.
4. Meningkatkan kreativitas
Early bird mungkin membuat lebih banyak koneksi mental untuk menghasilkan ide-ide kreatif di pagi hari. Seiring dengan fokus yang lebih tajam, keterampilan pemecahan masalah juga mungkin mengalami peningkatan jika mereka yang bangun pagi
5. Regulasi emosi yang lebih baik
Bangun lebih awal memberikan waktu pemrosesan sebelum permintaan menumpuk. Jadi, early bird menghindari perasaan terbebani secara emosional.
6. Meningkatkan kesehatan
Dengan jam kerja ekstra di pagi hari, orang yang bangun pagi lebih cenderung melakukan kebiasaan kesehatan seperti sarapan yang tepat, olahraga, meditasi, dan menulis jurnal. Meluangkan waktu untuk ritual ini berarti manfaat kesehatan mental jangka panjang.
Bagaimana cara menjadi early bird?
1. Sesuaikan jadwal tidur Anda secara bertahapJangan mencoba untuk tiba-tiba beralih dari suka tidur malam ke bangun pagi. Anda bisa mulai dengan bangun 15 menit lebih awal setiap malam selama berhari-hari atau berminggu-minggu, saran Dr Tugnait. Ini memberi waktu pada jam tubuh Anda untuk menyesuaikan diri dengan siklus gerakan mata cepat (REM) sebelumnya.
2. Tetapkan waktu bangun yang konsisten
Pilihlah jadwal bangun pagi yang wajar dan dapat Anda pertahankan setiap hari, bahkan di akhir pekan. Konsistensi melatih fisiologi Anda untuk mengharapkan dan beradaptasi dengan waktu bangun yang lebih awal. Berikan waktu yang cukup untuk mencukupi aku tidur nyenyak.
3. Paparkan diri Anda pada cahaya pagi
Paparan sinar matahari dan menghindari cahaya biru di malam hari membantu mengatur ritme sirkadian Anda. Buka tirai terlebih dahulu agar cahaya matahari mengaktifkan kewaspadaan. Redupkan lampu buatan setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.
Lihat Juga :