Usung Semangat Kebersamaan, Festival Imlek dan Cap Go Meh 2575 Digelar di Tabanan untuk Pertama Kali
Senin, 19 Februari 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Bupati Sanjaya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kesadaran kemanusiaan. Tinggalkan pikiran-pikiran sempit berbasis etnis, suku dan agama, selagi lahir dan hidup di tanah Tabanan.
“Ayo jadikan Kota Tabanan rumah besar kita. Bangun rumah ini dengan pondasi kebersamaan dan spirit jele melah, nyame gelah. Di mana kaki dipijak, di situ langit dijunjung. Di mana pun kita, harus kita bersatu padu membangun Tabanan yang kita cintai,” tuturnya penuh semangat.
Adapun kemeriahan parade yang dimulai sore hari itu dipandu oleh murid-murid Tong Sam Cong, dihiasi dengan berbagai iringan drumband, barisan dewi, penari sugriwa, barongsai dan naga/liong, barong bangkung, pertunjukan wushu, pasukan tombak, parade cece dan koko, adrah, parade cheongsam, hingga kuda lumping.
Ragam hiburan juga tak kalah ramai, seperti kolaborasi pertunjukan barongsai, barong bangkung, kuda lumping dan tombak heidung/sumba, penampilan angklung, tari toraroret, tari dinding pemisah, adrah, wushu genta dewata, pertunjukkan lagu solo, line dance, pertunjukan mandolin, lagu Mandarin hingga tarian kreasi Bali.
Tak ketinggalan, festival juga dilengkapi dengan hidangan lontong Cap Go Meh sebanyak 2.000 porsi yang melambangkan kebersamaan.
“Ayo jadikan Kota Tabanan rumah besar kita. Bangun rumah ini dengan pondasi kebersamaan dan spirit jele melah, nyame gelah. Di mana kaki dipijak, di situ langit dijunjung. Di mana pun kita, harus kita bersatu padu membangun Tabanan yang kita cintai,” tuturnya penuh semangat.
Adapun kemeriahan parade yang dimulai sore hari itu dipandu oleh murid-murid Tong Sam Cong, dihiasi dengan berbagai iringan drumband, barisan dewi, penari sugriwa, barongsai dan naga/liong, barong bangkung, pertunjukan wushu, pasukan tombak, parade cece dan koko, adrah, parade cheongsam, hingga kuda lumping.
Ragam hiburan juga tak kalah ramai, seperti kolaborasi pertunjukan barongsai, barong bangkung, kuda lumping dan tombak heidung/sumba, penampilan angklung, tari toraroret, tari dinding pemisah, adrah, wushu genta dewata, pertunjukkan lagu solo, line dance, pertunjukan mandolin, lagu Mandarin hingga tarian kreasi Bali.
Tak ketinggalan, festival juga dilengkapi dengan hidangan lontong Cap Go Meh sebanyak 2.000 porsi yang melambangkan kebersamaan.
Lihat Juga :