Sering Makan Es Batu Bisa Jadi Tanda Anemia, Ini Gejala dan Penyebabnya
Kamis, 29 Februari 2024 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Ketika kadar hemoglobin rendah, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Sehingga dapat menyebabkan berbagai gejala meliputi kelelahan atau kelelahan yang berlebihan, sesak napas atau napas pendek, pusing atau pingsan.
Selain itu, mereka yang mengalami anemia juga sering mengalami kulit pucat atau kuning, kuning dingin, sakit kepala, detak jantung cepat atau tidak teratur, kedinginan pada tangan dan kaki, hingga gangguan konsentrasi atau perubahan suasana hati.
"Dan bila dibiarkan dapat menimbulkan beberapa gejala contohnya seperti pusing, lemas dan juga cepat capek dan kuku yang biasanya terlihat seperti ini (Kuning atau pucat)," jelasnya.
Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Termasuk kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12 atau asam folat, kehilangan darah, gangguan pembentukan sel darah merah, atau penyakit kronis lainnya.
Baca Juga: Mengenal Anemia Defisiensi Zat Besi pada si Kecil, Atasi dengan MPASI
Faktor risiko untuk anemia termasuk kekurangan nutrisi, menstruasi berat, kehamilan, kondisi medis tertentu seperti penyakit kronis, atau riwayat keluarga dengan anemia. Anemia dapat didiagnosis melalui tes darah, yang mencakup pengukuran kadar hemoglobin dan jumlah sel darah merah.
Selain itu, mereka yang mengalami anemia juga sering mengalami kulit pucat atau kuning, kuning dingin, sakit kepala, detak jantung cepat atau tidak teratur, kedinginan pada tangan dan kaki, hingga gangguan konsentrasi atau perubahan suasana hati.
"Dan bila dibiarkan dapat menimbulkan beberapa gejala contohnya seperti pusing, lemas dan juga cepat capek dan kuku yang biasanya terlihat seperti ini (Kuning atau pucat)," jelasnya.
Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Termasuk kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12 atau asam folat, kehilangan darah, gangguan pembentukan sel darah merah, atau penyakit kronis lainnya.
Baca Juga: Mengenal Anemia Defisiensi Zat Besi pada si Kecil, Atasi dengan MPASI
Faktor risiko untuk anemia termasuk kekurangan nutrisi, menstruasi berat, kehamilan, kondisi medis tertentu seperti penyakit kronis, atau riwayat keluarga dengan anemia. Anemia dapat didiagnosis melalui tes darah, yang mencakup pengukuran kadar hemoglobin dan jumlah sel darah merah.
Lihat Juga :