Batik Kanaya Tingkatkan Penjualan 3 Kali Lipat Lewat TikTok
Senin, 11 Maret 2024 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
"Selain melakukan live secara rutin, kami juga mulai rutin mengunggah konten yang menarik karena melihat antusias audiens di platform ini sangat baik. Kami pun mencoba untuk berkolaborasi dengan kreator dan afiliator di TikTok untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan visibilitas brand Batik Kanaya," kata Lukman.
Batik Kanaya tidak hanya berkomitmen pada aspek penjualan, tetapi juga pada kualitas produk dan layanan untuk pelanggan dimana mereka berupaya untuk selalu menyajikan produk terbaik dengan harga yang terjangkau, serta layanan pelanggan yang ramah dan responsif. Salah satu momen berkesan adalah ketika TikTok dan Tokopedia meluncurkan kampanye #MelokalDenganBatik dalam mendukung UMKM lokal termasuk usaha Batik Kanaya.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kampanye #MelokalDenganBatik. Kami juga dibantu untuk pembuatan materi promosi dan pembuatan konten agar optimal selama periode kampanye tersebut. Dengan menerapkan ini, penjualan kami meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya," jelas Lukman.
Dibalik semua kemajuan usaha lokal berkat bantuan yang ada di platform digital, tidak sedikit isu ataupun tantangan yang harus dihadapi. Salah satu isu yang sedang menarik perhatian publik adalah isu predatory pricing.
Baca Juga: Penyebab Mata Kurnia Meiga Buta karena Alkohol, Ini Penjelasannya
Batik Kanaya tidak hanya berkomitmen pada aspek penjualan, tetapi juga pada kualitas produk dan layanan untuk pelanggan dimana mereka berupaya untuk selalu menyajikan produk terbaik dengan harga yang terjangkau, serta layanan pelanggan yang ramah dan responsif. Salah satu momen berkesan adalah ketika TikTok dan Tokopedia meluncurkan kampanye #MelokalDenganBatik dalam mendukung UMKM lokal termasuk usaha Batik Kanaya.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kampanye #MelokalDenganBatik. Kami juga dibantu untuk pembuatan materi promosi dan pembuatan konten agar optimal selama periode kampanye tersebut. Dengan menerapkan ini, penjualan kami meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya," jelas Lukman.
Dibalik semua kemajuan usaha lokal berkat bantuan yang ada di platform digital, tidak sedikit isu ataupun tantangan yang harus dihadapi. Salah satu isu yang sedang menarik perhatian publik adalah isu predatory pricing.
Baca Juga: Penyebab Mata Kurnia Meiga Buta karena Alkohol, Ini Penjelasannya
Lihat Juga :