Junk Food Jadi Makanan Pilihan Wanita yang Kesepian, Dipicu Depresi?
Rabu, 10 April 2024 - 00:07 WIB
loading...
A
A
A
Studi tersebut menemukan bahwa kelompok wanita yang merasa kesepian dan sangat menginginkan makanan manis juga sudah memiliki perilaku makan yang tidak sehat.
Wanita yang memiliki rasa isolasi sosial yang lebih tinggi memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kualitas makanan yang lebih rendah, keinginan mengidam yang lebih besar, pola makan yang tidak terkontrol, dan peningkatan tingkat masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.
“Meneliti bagaimana otak memproses kesepian dan bagaimana hal ini terkait dengan obesitas dan dampak kesehatan belum pernah dilakukan,” kata Arpana Gupta, peneliti dan salah satu direktur UCLA Goodman-Luskin Microbiome Center dan penulis senior studi tersebut.
Gupta memulai penelitian ini karena penasaran dengan bagaimana zaman modern, khususnya setelah pandemi Covid-19 memengaruhi kesehatan mental, perasaan kesepian dan perilaku makan.
“Temuan ini menarik karena memberikan bukti atas apa yang kita ketahui secara intuitif,” kata Gupta.
“Saat seseorang sendirian atau kesepian, dampaknya lebih dari sekadar perasaan mereka; mereka tidak melaporkan apa yang mereka makan, keinginan mereka untuk makan, dan keinginan mereka, terutama terhadap makanan yang tidak sehat,” ucap dia lagi.
Berdasarkan temuan ini, para peneliti menyarankan bahwa intervensi pikiran-tubuh holistik dapat membantu mereka yang menderita pola makan buruk dan pola makan yang tidak terkontrol.
Wanita yang memiliki rasa isolasi sosial yang lebih tinggi memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kualitas makanan yang lebih rendah, keinginan mengidam yang lebih besar, pola makan yang tidak terkontrol, dan peningkatan tingkat masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.
“Meneliti bagaimana otak memproses kesepian dan bagaimana hal ini terkait dengan obesitas dan dampak kesehatan belum pernah dilakukan,” kata Arpana Gupta, peneliti dan salah satu direktur UCLA Goodman-Luskin Microbiome Center dan penulis senior studi tersebut.
Gupta memulai penelitian ini karena penasaran dengan bagaimana zaman modern, khususnya setelah pandemi Covid-19 memengaruhi kesehatan mental, perasaan kesepian dan perilaku makan.
“Temuan ini menarik karena memberikan bukti atas apa yang kita ketahui secara intuitif,” kata Gupta.
“Saat seseorang sendirian atau kesepian, dampaknya lebih dari sekadar perasaan mereka; mereka tidak melaporkan apa yang mereka makan, keinginan mereka untuk makan, dan keinginan mereka, terutama terhadap makanan yang tidak sehat,” ucap dia lagi.
Berdasarkan temuan ini, para peneliti menyarankan bahwa intervensi pikiran-tubuh holistik dapat membantu mereka yang menderita pola makan buruk dan pola makan yang tidak terkontrol.
Lihat Juga :