Flu Misterius Mirip Covid-19 Menyerang Argentina, Pasien Butuh Bantuan Pernapasan
Sabtu, 20 April 2024 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Jika tidak diobati, infeksinya bisa berakibat fatal. Pakar penyakit menular Profesor Paul Hunter dari Universitas East Anglia, mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk memastikan apakah psittacosis adalah satu-satunya masalah.
Dia mengatakan ini merupakan hal yang tidak biasa. Namun bukan hal yang tidak pernah terjadi, jika dua patogen berbeda menyebabkan wabah penyakit pernapasan parah secara bersamaan.
Baca Juga: Gejala Flu Singapura, Waspada jika si Kecil Sariawan
“Jadi, seiring berjalannya waktu, mungkin akan semakin banyak kasus yang terbukti disebabkan oleh psittacosis,” kata Profesor Hunter.
Di sisi lain, Argentina sudah bergulat dengan wabah demam berdarah, dengan lebih dari 160.000 kasus terkonfirmasi dilaporkan antara 1 Januari dan 25 Maret. Jumlah kasus ini enam kali lebih besar dibandingkan musim sebelumnya.
Dia mengatakan ini merupakan hal yang tidak biasa. Namun bukan hal yang tidak pernah terjadi, jika dua patogen berbeda menyebabkan wabah penyakit pernapasan parah secara bersamaan.
Baca Juga: Gejala Flu Singapura, Waspada jika si Kecil Sariawan
“Jadi, seiring berjalannya waktu, mungkin akan semakin banyak kasus yang terbukti disebabkan oleh psittacosis,” kata Profesor Hunter.
Di sisi lain, Argentina sudah bergulat dengan wabah demam berdarah, dengan lebih dari 160.000 kasus terkonfirmasi dilaporkan antara 1 Januari dan 25 Maret. Jumlah kasus ini enam kali lebih besar dibandingkan musim sebelumnya.
(dra)
Lihat Juga :