8 Potret Kehidupan Nyata dalam Drakor The 8 Show, dari Dunia Kerja hingga Medsos

Senin, 20 Mei 2024 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Meski sudah babak belur, bahkan tak makan seharian, para peserta level bawah juga tidak boleh sakit atau absen dalam kegiatan berkontribusi menghasilkan waktu bagi grup.

Ini berbanding terbalik dengan para peserta level atas yang malah bisa bersantai dan bersenang-senang karena merekalah yang membuat sistem atau aturannya.

6. Konten Seksual dan Kekerasan Paling Disukai Penonton

8 Potret Kehidupan Nyata dalam Drakor The 8 Show, dari Dunia Kerja hingga Medsos

Foto:Netflix

Ini adalah potret yang pas untuk menggambarkan kehidupan di dunia hiburan dan media sosial. Dalam The 8 Show, para peserta harus melakukan hal-hal yang bisa menghibur penonton.

Mereka yang paling bisa membuat penonton senang, akan mendapatkan tambahan waktu paling besar yang terakumulasi ke jumlah uang. Nyanyian yang bagus bisa menambah beberapa jam, tapi konten seksual menjadi yang paling laku dan bisa menambah hingga puluhan jam.

Selain konten terkait seksual, konten kekerasan yang sampai melibatkan darah juga mendapatkan angka yang sangat tinggi.

7. Pengkhianatan demi Menyelamatkan Diri Sendiri

8 Potret Kehidupan Nyata dalam Drakor The 8 Show, dari Dunia Kerja hingga Medsos

Foto:Netflix

Sepanjang delapan episode, penonton berkali-kali diperlihatkan adegan pengkhianatan dari para peserta. Ada yang niatnya baik, ada juga yang berlatar kelicikan dan keserakahan semata demi menyelamatkan diri sendiri.

Hal ini tentu hal yang sangat sering terjadi dalam kehidupan manusia, dalam bidang mana pun juga.

Baca Juga: Rangkuman Film BBC Burning Sun: Exposing the secret K-pop chat groups

8. Seberapa pun Kerasnya Bekerja, yang Miskin Tetap Sulit Kaya

8 Potret Kehidupan Nyata dalam Drakor The 8 Show, dari Dunia Kerja hingga Medsos

Foto:Netflix

Fakta kehidupan paling menyedihkan yang juga tergambar dalam drama Korea The 8 Show adalah, seberapa pun kerasnya orang-orang di level bawah bekerja, mereka tetap nyaris mustahil bisa merasakan kehidupan atau kenikmatan yang dirasakan mereka yang berada di level atas.

Sistem upah dan sistem lainnya dalam kehidupan seperti bersekongkol untuk membuat peserta level bawah tak mampu mengubah nasib mereka. Ini seperti sebuah takdir kejam yang harus mereka bawa sampai mati.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh! 2027 Siap-Siap...
Heboh! 2027 Siap-Siap Nonton Netflix Sambil Diselingi Iklan!
Bukti Rekaman Mens Rea...
Bukti Rekaman Mens Rea Pandji Pragiwaksono Bakal Dianalisis Polda Metro
Kuliah di Mana Pandji...
Kuliah di Mana Pandji Pragiwaksono? Komika di Balik Kesuksesan Mens Rea
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved