8 Rahasia Panjang Umur di Usia 50 Tahun, Hindari Hidup Sendirian
Senin, 27 Mei 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Masalahnya adalah rata-rata kenaikan berat badan adalah 1,1 hingga 2,2 pon per tahun, yang bisa bertambah dengan cepat. Dan sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2022 di Jama Network Openmenemukan kelebihan berat badan di usia paruh baya dikaitkan dengan kematian beberapa tahun lebih muda dibandingkan orang dengan berat badan normal.
Selain kardio, lansia perlu meluangkan waktu untuk membangun kekuatan dan keseimbangan. Hal ini baik untuk membantu mencegah pengeroposan tulang dan mengurangi risiko terjatuh.
Menurut CDC, jatuh adalah penyebab utama cedera pada orang lanjut usia. Diperkirakan bahwa di antara orang berusia 65 tahun ke atas, lebih dari satu dari 4 orang mengalami jatuh setiap tahunnya, dan satu dari 5 jatuh menyebabkan cedera serius seperti patah tulang atau cedera kepala.
Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Meskipun kebiasaan merokok selama bertahun-tahun berdampak buruk, sistem peredaran darah dan fungsi paru-paru masih bisa membaik, bahkan jika Anda berhenti merokok di kemudian hari.
Setelah Anda berhenti merokok, bahkan setelah usia 60 tahun, detak jantung dan tekanan darah turun ke tingkat normal, dan risiko terkena serangan jantung atau stroke akan menurun. Merokok adalah sebuah kecanduan, dan berhenti merokok bukanlah hal yang mudah.
Penting untuk terus melakukan pemeriksaan terhadap penyakit yang menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, termasuk kanker. Menurut American Cancer Society, pemeriksaan ini dapat membantu mencegah ribuan kasus kanker tambahan dan kematian.
Namun, banyak orang dewasa yang melewatkan pemeriksaan ini karena berbagai alasan, dan pandemi Covid-19 hanya memperburuk keadaan.
Baca Juga: 5 Tips Panjang Umur dan Tetap Sehat hingga Usia Senja
6. Jaga Keseimbangan dan Kekuatan
Selain kardio, lansia perlu meluangkan waktu untuk membangun kekuatan dan keseimbangan. Hal ini baik untuk membantu mencegah pengeroposan tulang dan mengurangi risiko terjatuh.
Menurut CDC, jatuh adalah penyebab utama cedera pada orang lanjut usia. Diperkirakan bahwa di antara orang berusia 65 tahun ke atas, lebih dari satu dari 4 orang mengalami jatuh setiap tahunnya, dan satu dari 5 jatuh menyebabkan cedera serius seperti patah tulang atau cedera kepala.
7. Berhenti Merokok
Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Meskipun kebiasaan merokok selama bertahun-tahun berdampak buruk, sistem peredaran darah dan fungsi paru-paru masih bisa membaik, bahkan jika Anda berhenti merokok di kemudian hari.
Setelah Anda berhenti merokok, bahkan setelah usia 60 tahun, detak jantung dan tekanan darah turun ke tingkat normal, dan risiko terkena serangan jantung atau stroke akan menurun. Merokok adalah sebuah kecanduan, dan berhenti merokok bukanlah hal yang mudah.
8. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin
Penting untuk terus melakukan pemeriksaan terhadap penyakit yang menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, termasuk kanker. Menurut American Cancer Society, pemeriksaan ini dapat membantu mencegah ribuan kasus kanker tambahan dan kematian.
Namun, banyak orang dewasa yang melewatkan pemeriksaan ini karena berbagai alasan, dan pandemi Covid-19 hanya memperburuk keadaan.
Baca Juga: 5 Tips Panjang Umur dan Tetap Sehat hingga Usia Senja
(dra)
Lihat Juga :