7 Cara Mengetahui Makanan Tak Layak Konsumsi, Awas Bisa Keracunan
Rabu, 05 Juni 2024 - 04:43 WIB
loading...
Ada cara mengetahui makanan masih layak konsumsi atau tidak. Foto/ shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Tidak ada orang yang suka membuang makanan . Namun, kita berusaha menghindari hal ini, meski akhirnya makanan menjadi buruk.
Beberapa makanan memiliki tanggal "best before," yang dapat membantu kita mengambil keputusan, apakah kita harus memakannya atau tidak.
Baca Juga: 10 Jajanan Kaki Lima Terburuk di Asia Tenggara, Ada dari Indonesia
Namun, hal ini tidak berlaku untuk semua makanan. Jadi, ada cara mudah mengetahui makanan sudah busuk.
1. Bau
Bau busuk apa pun merupakan indikator jelas bahwa makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi. Percayai hidung Anda saat mencium makanan seperti susu atau ham.
2. Ikan
Ikan segar memiliki mata yang mengkilat dan insangnya berwarna merah cerah dan tidak kering. Tanda-tanda perubahan warna dan bau yang menyengat menandakan ikan mungkin sudah tidak layak makan.
3. Daging ayam
Daging ayam harus berwarna merah muda, bukan abu-abu. Kadang-kadang, bahkan berbau harum, tetapi perubahan warna adalah tanda yang jelas bahwa makanan tersebut tidak boleh dimakan.
4. Beras
Biasanya nasi yang dimasak bisa bertahan hingga lima hingga enam hari di lemari es. Lebih banyak waktu dan itu bisa mulai menumbuhkan bakteri yang disebut bacillus cereus.
Bakteri ini tidak akan mati meski nasi dipanaskan kembali. Ini bisa menyebabkan keracunan makanan, jadi sebaiknya jangan ambil risiko.
5.Kentang
Jika kulit kentang berubah menjadi hijau, berarti kentang tersebut memproduksi solanin. Senyawa ini dapat menyebabkan keracunan, jadi lebih baik dihindari.
Baca Juga: Tempe Diharapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Dikonsumsi di 27 Negara
6. Telur
Tes dasarnya adalah memasukkannya ke dalam wadah berisi air. Jika mengapung, tandanya telur tersebut sudah tidak segar dan mungkin busuk.
Telur yang mengapung bukan berarti sudah busuk, tapi itu tandanya sudah agak tua. Jika Anda ingin mengambil risiko, cium kuning telur saat Anda memecahkannya. Itulah jawaban pasti.
7. Buah berjamur
Jika buah Anda berjamur (misalnya stroberi), maka tidak baik dikonsumsi. Beberapa orang memotong bagian yang berjamur dan memakan sisanya, namun hal ini bisa berisiko karena Anda tidak tahu sejauh mana kontaminasi makanan tersebut karena Anda tidak dapat melihatnya.
Beberapa makanan memiliki tanggal "best before," yang dapat membantu kita mengambil keputusan, apakah kita harus memakannya atau tidak.
Baca Juga: 10 Jajanan Kaki Lima Terburuk di Asia Tenggara, Ada dari Indonesia
Namun, hal ini tidak berlaku untuk semua makanan. Jadi, ada cara mudah mengetahui makanan sudah busuk.
1. Bau
Bau busuk apa pun merupakan indikator jelas bahwa makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi. Percayai hidung Anda saat mencium makanan seperti susu atau ham.
2. Ikan
Ikan segar memiliki mata yang mengkilat dan insangnya berwarna merah cerah dan tidak kering. Tanda-tanda perubahan warna dan bau yang menyengat menandakan ikan mungkin sudah tidak layak makan.
3. Daging ayam
Daging ayam harus berwarna merah muda, bukan abu-abu. Kadang-kadang, bahkan berbau harum, tetapi perubahan warna adalah tanda yang jelas bahwa makanan tersebut tidak boleh dimakan.
4. Beras
Biasanya nasi yang dimasak bisa bertahan hingga lima hingga enam hari di lemari es. Lebih banyak waktu dan itu bisa mulai menumbuhkan bakteri yang disebut bacillus cereus.
Bakteri ini tidak akan mati meski nasi dipanaskan kembali. Ini bisa menyebabkan keracunan makanan, jadi sebaiknya jangan ambil risiko.
5.Kentang
Jika kulit kentang berubah menjadi hijau, berarti kentang tersebut memproduksi solanin. Senyawa ini dapat menyebabkan keracunan, jadi lebih baik dihindari.
Baca Juga: Tempe Diharapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Dikonsumsi di 27 Negara
6. Telur
Tes dasarnya adalah memasukkannya ke dalam wadah berisi air. Jika mengapung, tandanya telur tersebut sudah tidak segar dan mungkin busuk.
Telur yang mengapung bukan berarti sudah busuk, tapi itu tandanya sudah agak tua. Jika Anda ingin mengambil risiko, cium kuning telur saat Anda memecahkannya. Itulah jawaban pasti.
7. Buah berjamur
Jika buah Anda berjamur (misalnya stroberi), maka tidak baik dikonsumsi. Beberapa orang memotong bagian yang berjamur dan memakan sisanya, namun hal ini bisa berisiko karena Anda tidak tahu sejauh mana kontaminasi makanan tersebut karena Anda tidak dapat melihatnya.
(tdy)
Lihat Juga :