Jadi Penyakit Silent Killer, Kasus Hepatitis di Indonesia Urutan ke-4 Dunia
Jum'at, 26 Juli 2024 - 15:09 WIB
loading...
Kasus hepatitis di Indonesia masih cukup tinggi, yakni urutan keempat di dunia. Foto/ shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Hari Hepatitis Sedunia 2024 pada 28 Juli, terungkap kasus hepatitis di Indonesia masih cukup tinggi.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, saat ini, Indonesia menempati urutan ke-4 kasus hepatitis tertinggi di dunia. Lantas, apa yang menyebabkan kasus hepatitis di Indonesia cukup tinggi?
Baca Juga: Masa Kadaluwarsa Roti Okko dan Aoka 3 Bulan, BPOM: Mungkin Saja
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan RI, dr. Imran Pambudi mengatakan, salah satu penyebab utama mengapa kasus hepatitis di Indonesia masih tinggi, yakni karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap skrining alias pemeriksaan dini.
“Jadi memang Indonesia ini menjadi negara yang nomor 4 ya. Tadi itu sudah saya sampaikan bahwa range-nya besar sekali ya. Ada yang tidak ada gejala, gejala ringan, sampai yang gejala berat,” ujar dr.Imran dalam temu media yang digelar secara daring, Jumat (26/7/2024).
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, saat ini, Indonesia menempati urutan ke-4 kasus hepatitis tertinggi di dunia. Lantas, apa yang menyebabkan kasus hepatitis di Indonesia cukup tinggi?
Baca Juga: Masa Kadaluwarsa Roti Okko dan Aoka 3 Bulan, BPOM: Mungkin Saja
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan RI, dr. Imran Pambudi mengatakan, salah satu penyebab utama mengapa kasus hepatitis di Indonesia masih tinggi, yakni karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap skrining alias pemeriksaan dini.
“Jadi memang Indonesia ini menjadi negara yang nomor 4 ya. Tadi itu sudah saya sampaikan bahwa range-nya besar sekali ya. Ada yang tidak ada gejala, gejala ringan, sampai yang gejala berat,” ujar dr.Imran dalam temu media yang digelar secara daring, Jumat (26/7/2024).
Lihat Juga :