Kenapa Orang Korea Jarang Bau Badan? Ini Rahasianya

Selasa, 06 Agustus 2024 - 22:15 WIB
loading...
Kenapa Orang Korea Jarang...
Fenomena bahwa orang Korea cenderung tidak memiliki bau badan yang menyengat sering menjadi topik pembicaraan menarik. Mereka sering kali terlihat segar. Foto/Shutterstock Imtmphoto
A A A
JAKARTA - Fenomena bahwa orang Korea cenderung tidak memiliki bau badan yang menyengat sering menjadi topik pembicaraan menarik. Mereka sering kali terlihat segar, bahkan setelah beraktivitas seharian.

Banyak yang penasaran dengan fenomena orang Korea yang jarang bau badan . Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap hal ini, baik dari segi genetika, gaya hidup, maupun budaya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sebagian besar orang Korea Selatan dan Jepang memiliki varian gen yang disebut ABCC11. Gen ini memiliki peran penting dalam produksi keringat dan bau badan.

Kelenjar apokrin adalah kelenjar keringat yang menghasilkan keringat berbau. Gen ABCC11 berperan dalam mengontrol aktivitas kelenjar apokrin ini. Pada sebagian besar orang Asia Timur, termasuk Korea Selatan dan Jepang, terjadi mutasi pada gen ABCC11.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Orang Korea yang Membantu Menurunkan Berat Badan

Mutasi ini menyebabkan kelenjar apokrin kurang aktif sehingga produksi keringat bau berkurang secara signifikan. Ini artinya, kelenjar keringat penghasil bau kurang aktif membuat orang Korea jarang bau badan.

Selain faktor genetik, ada beberapa faktor lain yang turut membuat orang Korea jarang bau badan. Berikut di antaranya dilansir dari Times of India, Selasa (6/8/2024).

Kenapa Orang Korea Jarang Bau Badan?


1. Faktor Genetik


- Keringat yang Kurang Bau


Keringat yang dihasilkan oleh orang Asia Timur, termasuk Korea, cenderung lebih sedikit mengandung protein yang diuraikan oleh bakteri penyebab bau badan. Keringat mereka lebih encer dan kurang berminyak, yang membuatnya kurang menarik bagi bakteri.

2. Faktor Gaya Hidup dan Diet


- Pola Makan Sehat


Pola makan orang Korea yang kaya akan sayuran, ikan, dan makanan fermentasi seperti kimchi juga berperan dalam mengurangi bau badan. Kimchi dan makanan fermentasi lainnya mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus dan dapat mengurangi bau tubuh dari dalam.

- Konsumsi Alkohol dan Rokok yang Rendah


Orang Korea cenderung mengonsumsi alkohol dan merokok dalam jumlah yang lebih rendah dibandingkan beberapa budaya lainnya. Kebiasaan ini membantu mengurangi produksi bau badan yang disebabkan oleh metabolisme alkohol dan tembakau.

Baca Juga: 8 Suplemen yang Dikonsumsi Orang Korea Agar Tetap Sehat dan Awet Muda

3. Faktor Budaya dan Kebiasaan Perawatan Diri


- Kebersihan yang Ketat



Kebiasaan menjaga kebersihan diri yang ketat juga berkontribusi terhadap minimnya bau badan pada orang Korea. Mandi setiap hari, sering mencuci tangan, dan memakai pakaian bersih adalah bagian dari rutinitas harian yang umum. Ini membantu mengurangi jumlah bakteri di kulit yang bisa menyebabkan bau badan.

- Penggunaan Produk Perawatan Diri



Orang Korea juga dikenal sangat memperhatikan perawatan kulit dan tubuh. Penggunaan produk perawatan diri seperti deodorant, bedak, dan lotion sangat umum. Meskipun mereka mungkin tidak membutuhkan deodorant seintensif orang dari ras lain, mereka tetap menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh dengan produk-produk ini.

- Penggunaan Sauna dan Pemandian Umum



Budaya penggunaan sauna dan pemandian umum (jjimjilbang) yang populer di Korea juga membantu menjaga kebersihan tubuh. Sauna membantu membuka pori-pori dan mengeluarkan kotoran dari tubuh, sementara mandi secara teratur di pemandian umum memastikan kebersihan kulit.

Baca Juga: Ini 5 Suplemen yang Jadi Rahasia Awet Muda Orang Korea Selatan
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
Menjelajahi Pesona Korea:...
Menjelajahi Pesona Korea: Perpaduan Memukau Tradisi dan Modernitas di Seoul dan Incheon
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved