Deteksi Asma Sejak Dini, Skrining PARS Efektif bagi Anak
Rabu, 07 Agustus 2024 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian Yunginger menyebutkan bahwa asma dimulai sejak usia dini dengan insidensi tertinggi pada anak prasekolah (<6 tahun). Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat 877.531 penderita asma di Indonesia, dengan angka tertinggi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Data SKI 2023 menunjukkan bahwa penderita asma anak pada usia kurang satu tahun mencapai 11.518 anak, usia 1-4 tahun 59.253 anak, dan usia 5-14 tahun 138.465 anak. Proporsi kekambuhan asma dalam 12 bulan terakhir masih tinggi, terutama pada usia 1-4 tahun yang mencapai 66 persen.
Prof Bambang menekankan pentingnya deteksi dini asma untuk mencegah sensitisasi terhadap alergen sejak masa kehamilan. Salah satu metode deteksi adalah Skrining Risiko Asma Pediatrik (PARS), yang membantu menentukan risiko asma pada anak.
Baca Juga: Waspada! Gelombang Panas Bisa Picu Kekambuhan Asma
PARS dinilai lebih baik daripada Asthma Predictive Index (API) dalam memprediksi risiko asma pada anak-anak.
Studi terbaru yang diterbitkan di NEJM Evidence pada 4 Agustus 2023 menunjukkan bahwa PARS berkinerja baik dalam memperkirakan risiko asma pada anak-anak dari berbagai latar belakang. Lebih dari 33.200 klinisi, orang tua, mahasiswa, dan peneliti telah mengakses PARS di lebih dari 160 negara.
Data SKI 2023 menunjukkan bahwa penderita asma anak pada usia kurang satu tahun mencapai 11.518 anak, usia 1-4 tahun 59.253 anak, dan usia 5-14 tahun 138.465 anak. Proporsi kekambuhan asma dalam 12 bulan terakhir masih tinggi, terutama pada usia 1-4 tahun yang mencapai 66 persen.
Prof Bambang menekankan pentingnya deteksi dini asma untuk mencegah sensitisasi terhadap alergen sejak masa kehamilan. Salah satu metode deteksi adalah Skrining Risiko Asma Pediatrik (PARS), yang membantu menentukan risiko asma pada anak.
Baca Juga: Waspada! Gelombang Panas Bisa Picu Kekambuhan Asma
PARS dinilai lebih baik daripada Asthma Predictive Index (API) dalam memprediksi risiko asma pada anak-anak.
Studi terbaru yang diterbitkan di NEJM Evidence pada 4 Agustus 2023 menunjukkan bahwa PARS berkinerja baik dalam memperkirakan risiko asma pada anak-anak dari berbagai latar belakang. Lebih dari 33.200 klinisi, orang tua, mahasiswa, dan peneliti telah mengakses PARS di lebih dari 160 negara.
Lihat Juga :