Kelainan Denyut Jantung Berisiko Sebabkan Stroke hingga Disabilitas Permanen
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung
“Kebanyakan faktor risiko ialah hipertensi. Jadi itu harus menjadi satu perhatian agar AF tidak berkembang dan stroke tidak terjadi di kemudian hari,” paparnya.
Selain pencegahan, penanganan pada pasien AF juga perlu dilakukan, terlebih saat tengah terserang stroke. Dokter Yoga mengatakan, penanganan dan terapi yang tepat harus dipahami agar risiko kecacatan permanen pada pasien bisa dihindari bila terserang stroke.
“Pasien perlu melakukan terapi trombolitikakan. Terapi ini mengurangi kecacatan sedang hingga berat, sampai 30%. Tindakan prosedur trombolitik dapat dilakukan setelah pasien melakukan pemeriksaan diagnostic, yaitu CT-Scan,” pungkas dr. Yoga.
“Kebanyakan faktor risiko ialah hipertensi. Jadi itu harus menjadi satu perhatian agar AF tidak berkembang dan stroke tidak terjadi di kemudian hari,” paparnya.
Selain pencegahan, penanganan pada pasien AF juga perlu dilakukan, terlebih saat tengah terserang stroke. Dokter Yoga mengatakan, penanganan dan terapi yang tepat harus dipahami agar risiko kecacatan permanen pada pasien bisa dihindari bila terserang stroke.
“Pasien perlu melakukan terapi trombolitikakan. Terapi ini mengurangi kecacatan sedang hingga berat, sampai 30%. Tindakan prosedur trombolitik dapat dilakukan setelah pasien melakukan pemeriksaan diagnostic, yaitu CT-Scan,” pungkas dr. Yoga.
(tsa)
Lihat Juga :