Kisah Putri Diana Idap Bulimia Akibat Diejek Gemuk oleh Raja Charles III
Selasa, 10 September 2024 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
"Memahami penyakit adalah jalan ke depan, kataku padanya, seraya menambahkan bahwa menemukan cara untuk tidak menghakimi dirinya sendiri akan datang seiring berjalannya waktu," tambahnya.
Diana pertama kali mengakui perjuangannya melawan bulimia pada 1992, saat rekaman kaset untuk biografi Andrew Morton yang menggemparkan tentang hidupnya. "Bulimia dimulai seminggu setelah kami bertunangan dan butuh waktu hampir satu dekade untuk mengatasinya," ucap Diana dalam sebuah rekaman.
"Suamiku meletakkan tangannya di pinggangku dan berkata, 'Oh, agak gemuk di sini, ya?' dan itu memicu sesuatu dalam diriku dan hal tentang Camilla," lanjutnya.
Baca Juga: Surat Pribadi Putri Diana Dilelang, Isinya Bikin Menyentuh
Tiga tahun kemudian, Diana secara terbuka mengonfirmasikan gangguan makan yang dialaminya dalam sebuah wawancara pada 1995 di acara Panorama BBC. "Saya menderita bulimia selama beberapa tahun. Dan itu seperti penyakit rahasia," kenang Diana.
"Anda melakukannya pada diri sendiri karena harga diri Anda sedang rendah, dan Anda tidak merasa berharga atau bernilai. Anda mengisi perut empat atau lima kali sehari dan itu membuat Anda merasa nyaman. Rasanya seperti ada yang memeluk Anda, tetapi itu hanya sementara. Lalu Anda merasa jijik dengan perut Anda yang kembung, lalu Anda merasa kembung lagi," sambungnya.
Selama bertahun-tahun berjuang melawan penyakit itu, Diana membuat keputusan untuk tidak memberi tahu anggota Keluarga Kerajaan lainnya tentang situasi tersebut karena ia merasa malu atas kondisinya.
Diana pertama kali mengakui perjuangannya melawan bulimia pada 1992, saat rekaman kaset untuk biografi Andrew Morton yang menggemparkan tentang hidupnya. "Bulimia dimulai seminggu setelah kami bertunangan dan butuh waktu hampir satu dekade untuk mengatasinya," ucap Diana dalam sebuah rekaman.
"Suamiku meletakkan tangannya di pinggangku dan berkata, 'Oh, agak gemuk di sini, ya?' dan itu memicu sesuatu dalam diriku dan hal tentang Camilla," lanjutnya.
Baca Juga: Surat Pribadi Putri Diana Dilelang, Isinya Bikin Menyentuh
Tiga tahun kemudian, Diana secara terbuka mengonfirmasikan gangguan makan yang dialaminya dalam sebuah wawancara pada 1995 di acara Panorama BBC. "Saya menderita bulimia selama beberapa tahun. Dan itu seperti penyakit rahasia," kenang Diana.
"Anda melakukannya pada diri sendiri karena harga diri Anda sedang rendah, dan Anda tidak merasa berharga atau bernilai. Anda mengisi perut empat atau lima kali sehari dan itu membuat Anda merasa nyaman. Rasanya seperti ada yang memeluk Anda, tetapi itu hanya sementara. Lalu Anda merasa jijik dengan perut Anda yang kembung, lalu Anda merasa kembung lagi," sambungnya.
Selama bertahun-tahun berjuang melawan penyakit itu, Diana membuat keputusan untuk tidak memberi tahu anggota Keluarga Kerajaan lainnya tentang situasi tersebut karena ia merasa malu atas kondisinya.
Lihat Juga :