RS Hermina dan United Imaging Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Layanan Kanker di Indonesia
Kamis, 12 September 2024 - 21:00 WIB
loading...
Wakil Direktur Utama Keuangan dan Strategik PT. Medikaloka Hermina Yulisar Khiat dan Dr. Jusong Xia, Ph.D., President of International Business United Imaging Healthcare, usai penandatanganan kerja sama mereka. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - RS Hermina menjalin kemitraan strategis dengan United Imaging untuk mengembangkan layanan radio nuklir teranostik guna meningkatkan penanganan kanker di Indonesia. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Wakil Direktur Utama Keuangan dan Strategik PT. Medikaloka Hermina Yulisar Khiat dan Dr. Jusong Xia, Ph.D., President of International Business United Imaging Healthcare, di Bali, belum lama ini.
Kerja sama tersebut menjadikan RS Hermina sebagai rumah sakit pertama di Indonesia yang bermitra dengan United Imaging dalam penerapan teknologi teranostik Digital. Teknologi ini dirancang untuk deteksi dini dan pengobatan kanker yang lebih akurat.
"Kerja sama ini memungkinkan RS Hermina memberikan layanan penanganan kanker yang lebih optimal dan spesifik," kata Yulisar Khiat melalui keterangan tertulis.
Sementara itu, Pembina Medis RS Hermina dr. Adia Susanti menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan paripurna bagi pasien kanker melalui adopsi teknologi canggih.
“Dengan teknologi, terapi yang diberikan kepada pasien akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ketua Perhimpunan Kedokteran Nuklir Teranostik Molekular Indonesia dr. Yustia Tuti, SpKN mengapresiasi langkah ini dan berharap layanan kedokteran nuklir bisa tersebar lebih merata di seluruh Indonesia.
"Saat ini layanan kedokteran nuklir masih terkonsentrasi di Jakarta dan beberapa kota besar. Pendistribusian yang merata sangat penting agar akses layanan ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” katanya.
Kerja sama tersebut menjadikan RS Hermina sebagai rumah sakit pertama di Indonesia yang bermitra dengan United Imaging dalam penerapan teknologi teranostik Digital. Teknologi ini dirancang untuk deteksi dini dan pengobatan kanker yang lebih akurat.
"Kerja sama ini memungkinkan RS Hermina memberikan layanan penanganan kanker yang lebih optimal dan spesifik," kata Yulisar Khiat melalui keterangan tertulis.
Sementara itu, Pembina Medis RS Hermina dr. Adia Susanti menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan paripurna bagi pasien kanker melalui adopsi teknologi canggih.
“Dengan teknologi, terapi yang diberikan kepada pasien akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ketua Perhimpunan Kedokteran Nuklir Teranostik Molekular Indonesia dr. Yustia Tuti, SpKN mengapresiasi langkah ini dan berharap layanan kedokteran nuklir bisa tersebar lebih merata di seluruh Indonesia.
"Saat ini layanan kedokteran nuklir masih terkonsentrasi di Jakarta dan beberapa kota besar. Pendistribusian yang merata sangat penting agar akses layanan ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” katanya.
Lihat Juga :