alexametrics

Terkendala Teknis, Konser Karya Semesta Iwan Fals Dibatalkan

loading...
Terkendala Teknis, Konser Karya Semesta Iwan Fals Dibatalkan
Promotor Reka Kreasi Production mengumumkan penundaan konser Karya Semesta Iwan Fals pada 8 November mendatang karena adanya kendala teknis dan nonteknis. (KORAN SINDO/Thomas Manggala)
A+ A-
JAKARTA - Kabar kurang mengenakkan datang dari Iwan Fals. Konser Karya Semesta Iwan Fals yang sedianya digelar pada 8 November mendatang di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, diundur hingga waktu yang belum ditentukan. Pembatalkan konser ini diumumkan langsung promotor konser ini, Reka Kreasi Production, Jumat (1/11).

Lisa Desilia dari Reka Kreasi Production mengatakan, adanya kendala teknis dan nonteknis membuat konser itu terpaksa diundur. Menurut dia, kendala waktu membuat mereka kurang persiapan sehingga konser pun terpaksa dibatalkan. Hanya, dia tidak memerinci lebih lanjut detil masalah tersebut. Lisa mengaku sudah bertemu dan bersepakat dengan seluruh pengisi acara untuk menjadwal ulang konser tersebut.

"Kami mewakili Reka Kreasi Production menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, terutama kepada Iwan Fals, Judika, Kotak dan lainnya, dimana konser pada 8 November karena satu dan lain hal dijadwalkan ulang. Ada kesalahan teknis dan non teknis masalah tidak dapat dituntaskan, terpaksa konser ditunda sampai batas waktu yang ditentukan," ujar Lisa kepada SINDOnews dalam jumpa pers penundaan konser Karya Semesta Raya Iwan Fals di Beranda Kitchen di Jakarta, Jumat (1/11).



Lisa mengatakan, promotor telah berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait penundaan tersebut. Mereka juga telah menghubungai manajemen Iwan Fals yang telah menerima keputusan penundaan tersebut. Menurut Lisa, Iwan dan manajemennya sangat kooperatif dan mendukung keputusan tersebut.

"Buat kami ini pil pahit. Kami sudah mencoba untuk menggelar konser yang tujuannya untuk kebaikan alam lingkungan hidup dan manusia karena ada penanaman pohon," kata Lisa.

SINDOnews kemudian mempertanyakan apakah faktor finansial dan penjualan tiket yang belum mencapai 80 — standar digelarnya sebuah konser—mempengaruhi keputusan pengunduran konser tersebut. Lisa menegaskan jika kedua hal itu tidak ada kaitannya dengan ditundanya konser ini karena secara penjualan tiket konser terbilang baik, terutama kelas platinum meski belum semua tiket terjual.

“Ketika terakhir menggelar presskon di Cikarang, hampir 50% lebih tiket terjual. Sebenarnya bukan masalah tiket, tapi ada hal teknis yang sulit dipecahkan menjelang hari ini. Makanya diambil keputusan reschedule karena untuk ganti hari nggak mudah bisa diselesaikan dalam 1—2 hari karena ada kaitan antara artis dengan jadwal vendor dan keamanan. Kalau dipaksakan, chaos, akan berbahaya untuk semua makanya kita perlu duduk bareng untuk membicarakan hal ini dalam 1—2 minggu semoga bisa dikabari lagi kalo ada perkembangan,” ujar Lisa.

Lisa menjamin uang orang yang telah membeli tiket akan 100% dikembalikan. Mekanisme refund tiket yang dibeli secara online bisa didapatkan di Traveloka. Sedangkan mereka yang membeli secara offline akan mendapatkan pemberitahuan selanjutnya.

“Insya Allah dalam waktu seminggu akan mulai koordinasi terkait mekanisme pengembalian tiket dan lain-lain. Kami juga dibantu oleh Traveloka Experience untuk penjualan. Untuk pengembalian tiket, lihat infonya di berbagai media sosial kami untuk informasi refund tersebut,” kata Lisa.

Konser Karya Semesta yang sedianya digelar 8 November 2019 ini turut melibatkan sejumlah bintang tamu artis papan atas seperti Judika, Kotak, Roy Jeconiah, dan Marion Jola. Pemilihan Kabupaten Bekasi dan Stadion Wibawa Mukti sebagai lokasi konser diharapkan mampu lebih mempopulerkan Bekasi sebagai pusat hiburan dan konser musik berkelas. Dalam konser ini juga ada kegiatan menanam pohon untuk terus ikut mengedukasi masyarakat terutama OI (Orang Indonesia—sebutan fans Iwan Fals) untuk ikut bersama sama menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Pembatalan konser Iwan Fals itu kian menambah panjang daftar konser musik yang dibatalkan atau ditunda karena berbagai macam faktor. Sebelumnya, konser tunggal D’Masiv yang sedianya digelar pada 6 September urung dihelat karena masalah teknis dan finansial yang dialami promotor Gudlive. Kemudian solis Ari Lasso yang begitu kecewa dan sulit tidur karena pembatalan konser Perjalanan Panjang Ari Lasso yang dipromotori Optimus One. Konser batal digelar termasuk di Medan dan Solo karena promotor dinilai tak profesional.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak