Studi: Orang Kaya Rentan Idap Kanker, Kalangan Miskin Berisiko Diabetes
Rabu, 25 September 2024 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Untuk melakukan penelitian, Dr. Hagenbeek dan tim mengumpulkan data genomik, SES, dan kesehatan dari sekitar 280 ribu warga Finlandia, berusia 35 hingga 80 tahun. Penelitian sebelumnya dilaporkan menunjukkan adanya beberapa perbedaan risiko, mirip dengan apa yang ditemukan peneliti kali ini.
"Sebagian besar model prediksi risiko klinis mencakup informasi demografi dasar seperti jenis kelamin dan usia biologis, dengan menyadari bahwa kejadian penyakit berbeda antara pria dan wanita, dan bergantung pada usia," jelasnya.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Dianggap Sepele Ini Ternyata Bisa Picu Diabetes
“Kami dapat menunjukkan bahwa prediksi genetik risiko penyakit juga bergantung pada latar belakang sosial ekonomi seseorang. Jadi meskipun informasi genetik kita tidak berubah sepanjang hidup, dampak genetika terhadap risiko penyakit berubah seiring bertambahnya usia atau perubahan keadaan kita," tandasnya.
Para peneliti menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami sepenuhnya hubungan antara profesi tertentu dan risiko penyakit. Penelitian juga harus dilakukan di negara-negara berpendapatan rendah, kata mereka.
"Sebagian besar model prediksi risiko klinis mencakup informasi demografi dasar seperti jenis kelamin dan usia biologis, dengan menyadari bahwa kejadian penyakit berbeda antara pria dan wanita, dan bergantung pada usia," jelasnya.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Dianggap Sepele Ini Ternyata Bisa Picu Diabetes
“Kami dapat menunjukkan bahwa prediksi genetik risiko penyakit juga bergantung pada latar belakang sosial ekonomi seseorang. Jadi meskipun informasi genetik kita tidak berubah sepanjang hidup, dampak genetika terhadap risiko penyakit berubah seiring bertambahnya usia atau perubahan keadaan kita," tandasnya.
Para peneliti menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami sepenuhnya hubungan antara profesi tertentu dan risiko penyakit. Penelitian juga harus dilakukan di negara-negara berpendapatan rendah, kata mereka.
(dra)
Lihat Juga :