Hindari Gejala Digital Eye Strain dengan Memilih Kacamata yang Tepat
Rabu, 02 Oktober 2024 - 17:11 WIB
loading...
kesehatan mata di era digital. Dok : Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kacamata telah berkembang dari sekadar alat bantu penglihatan menjadi bagian penting dalam dunia fashion dan gaya hidup. Seiring kemajuan teknologi dan tren mode, kacamata hadir dengan berbagai desain yang tak hanya melindungi mata, tetapi juga menambah pesona penampilan. Dalam era digital ini, meningkatnya penggunaan gadget seperti ponsel dan komputer juga menambah urgensi akan kacamata yang mampu memberikan perlindungan terhadap paparan sinar biru.
Menurut data dari The Vision Council, sekitar 59% orang dewasa di seluruh dunia mengalami gejala Digital Eye Strain karena terlalu lama menatap layar gadget. Gejala umum seperti kelelahan mata, pandangan kabur, sakit kepala, serta ketegangan leher sering terjadi. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memilih kacamata yang tidak hanya bergaya, tetapi juga dapat melindungi mata dari dampak negatif sinar biru.
Baca Juga : Tips Memilih Model Kacamata Sesuai Bentuk Wajah
Sudwi Katmono, CEO Optik 150K mengungkapkan, selain bentuk wajah, aktivitas sehari-hari seperti penggunaan gadget juga memengaruhi pemilihan kacamata. Bagi mereka yang sering berada di depan layar, lensa anti-radiasi dan anti-glare sangat dianjurkan untuk melindungi mata dari paparan sinar biru serta mengurangi silau yang berpotensi menyebabkan kelelahan mata.
Sebagai solusi bagi mereka yang membutuhkan perlindungan mata maksimal tanpa mengorbankan gaya. Menurut Sudwi Katmono Lensa anti-radiasi dan anti-glare dapat digunakan untuk membantu mengurangi kelelahan mata akibat paparan sinar biru berlebih. Penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar biru yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan retina, sehingga perlindungan mata menjadi hal yang esensial.
Menurut data dari The Vision Council, sekitar 59% orang dewasa di seluruh dunia mengalami gejala Digital Eye Strain karena terlalu lama menatap layar gadget. Gejala umum seperti kelelahan mata, pandangan kabur, sakit kepala, serta ketegangan leher sering terjadi. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memilih kacamata yang tidak hanya bergaya, tetapi juga dapat melindungi mata dari dampak negatif sinar biru.
Baca Juga : Tips Memilih Model Kacamata Sesuai Bentuk Wajah
Sudwi Katmono, CEO Optik 150K mengungkapkan, selain bentuk wajah, aktivitas sehari-hari seperti penggunaan gadget juga memengaruhi pemilihan kacamata. Bagi mereka yang sering berada di depan layar, lensa anti-radiasi dan anti-glare sangat dianjurkan untuk melindungi mata dari paparan sinar biru serta mengurangi silau yang berpotensi menyebabkan kelelahan mata.
Sebagai solusi bagi mereka yang membutuhkan perlindungan mata maksimal tanpa mengorbankan gaya. Menurut Sudwi Katmono Lensa anti-radiasi dan anti-glare dapat digunakan untuk membantu mengurangi kelelahan mata akibat paparan sinar biru berlebih. Penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar biru yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan retina, sehingga perlindungan mata menjadi hal yang esensial.
Lihat Juga :