Turunkan Kolestorel dalam 14 Hari, Tantangan untuk Cegah Penyakit Jantung dan Kardiovaskular
Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kadar kolesterol yang terlalu tinggi, terutama Low Density Lipoprotein (LDL), dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, High Density Lipoprotein (HDL) berperan penting dalam membersihkan pembuluh darah dari kolesterol berlebih dan mengembalikannya ke hati untuk dikeluarkan dari tubuh," terang dr. Libriansyah.
"Selain LDL dan HDL, yang sering disebut sebagai “kolesterol jahat” dan “kolesterol baik”, ada juga trigliserida. Kadar trigliserida juga perlu dijaga agar tetap normal. Kombinasi kadar trigliserida dan LDL yang tinggi dengan HDL yang rendah, dapat menyebabkan pembuluh darah mengalami pembentukan plak sehingga risiko penyakit jantung dan stroke pun akan meningkat,” lanjutnya.
Guna membantu mengatasi persoalan ini, di momen World Heart Day yang baru lalu, Nutrive Benecol bekerja sama dengan Apotek K-24 menghadirkan program 14 Days Challenge. Program ini bertujuan meningkatkan awareness masyarakat tentang pola hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit jantung, yang sejalan dengan program Kemenkes dalam aksi kesehatan kardiovaskular nasional.
Melalui program ini, para apoteker di Apotek K-24 area Surabaya dan sekitarnya diajak untuk mengikuti tantangan dengan mengonsumsi Nutrive Benecol selama 14 hari dan menjalani pemeriksaan kolesterol di awal dan akhir periode. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman langsung bagi apoteker terkait pengelolaan kolesterol, tapi juga agar mereka selalu mendukung upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit kardiovaskular dan risikonya.
Director of Adult & Specialized Nutrition KALBE Nutritionals Robertus Parulian mengatakan, program tersebut sejalan dengan tema World Heart Day yang dicanangkan WHO,
yakni Use Heart for Action.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan jantung dan pola hidup sehat guna mengurangi risiko penyakit kardiovaskular di Indonesia. Melalui program ini, para apoteker ikut serta dalam tantangan 14 hari, dan berbagi pengalaman mereka kepada konsumen. Diharapkan hasil dari program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung,” papar Robertus.
"Selain LDL dan HDL, yang sering disebut sebagai “kolesterol jahat” dan “kolesterol baik”, ada juga trigliserida. Kadar trigliserida juga perlu dijaga agar tetap normal. Kombinasi kadar trigliserida dan LDL yang tinggi dengan HDL yang rendah, dapat menyebabkan pembuluh darah mengalami pembentukan plak sehingga risiko penyakit jantung dan stroke pun akan meningkat,” lanjutnya.
Guna membantu mengatasi persoalan ini, di momen World Heart Day yang baru lalu, Nutrive Benecol bekerja sama dengan Apotek K-24 menghadirkan program 14 Days Challenge. Program ini bertujuan meningkatkan awareness masyarakat tentang pola hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit jantung, yang sejalan dengan program Kemenkes dalam aksi kesehatan kardiovaskular nasional.
Melalui program ini, para apoteker di Apotek K-24 area Surabaya dan sekitarnya diajak untuk mengikuti tantangan dengan mengonsumsi Nutrive Benecol selama 14 hari dan menjalani pemeriksaan kolesterol di awal dan akhir periode. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman langsung bagi apoteker terkait pengelolaan kolesterol, tapi juga agar mereka selalu mendukung upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit kardiovaskular dan risikonya.
Director of Adult & Specialized Nutrition KALBE Nutritionals Robertus Parulian mengatakan, program tersebut sejalan dengan tema World Heart Day yang dicanangkan WHO,
yakni Use Heart for Action.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan jantung dan pola hidup sehat guna mengurangi risiko penyakit kardiovaskular di Indonesia. Melalui program ini, para apoteker ikut serta dalam tantangan 14 hari, dan berbagi pengalaman mereka kepada konsumen. Diharapkan hasil dari program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung,” papar Robertus.
Lihat Juga :