alexametrics

Keluarga Sudah Berfirasat Ria Akan Segera Berpulang

loading...
Keluarga Sudah Berfirasat Ria Akan Segera Berpulang
Dewi Irawan mendapat ucapan belasungkawa dari aktor Ray Sahetapi usai pemakaman Ria Irawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Senin (6/1). Foto/SINDOMedia/Thomasmanggalla
A+ A-
JAKARTA - Kepergian Ria Irawan untuk selama-lamanya karena kanker membuat keluarga larut dalam kesedihan. Meskipun keluarga dan Ria sendiri sebenarnya sudah mempunyai firasat bahwa sang aktris bakal segara menghadap Allah SWT.

Hal itu disampaikan oleh pihak keluarga yang turut mengantarkan jenazah Ria ke peristirahatan terakhir. Mayky sang suami, Dewi Irawan, dan Adi Bambang Irawan yang ikut menaburkan bunga membagi kisah kepada SINDOMedia seusai prosesi pemakaman Ria.

Dewi mengungkapkan, adiknya yang kerap bolak-balik masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif sudah beberapa kali menyampaikan firasat bahwa dirinya akan segera dipanggil oleh Yang Kuasa. Kata-kata Ria itu yang awalnya dianggap bercanda, kemudian perlahan menimbulkan kekhawatiran di dalam benak Dewi lantaran sang ayah juga meninggal Minggu malam menjelang hari Senin meski dengan waktu yang berbeda.



“Ria kembali dirawat sejak 1-14 September 2019, kemudian diradiasi 10 kali. Sudah selesai, terus nggak tahunya masuk (RS) lagi pada November. Sepulang dari Bali dia merasa drop, sakit badannya. Dari situ kita bilang "tanggal 1 (November) kamu sudah keringat dingin dan segala macam, ke UGD ya". Terus dia bilang "ngapain?". "Nggak apa-apa biar tahu sakitnya apa, tapi sampai tanggal 6 ya". Saya kaget, kok dia sudah tahu dan punya firasat itu," beber Dewi.

“Saya mendengar beberapa kali bahwa Ria sudah punya firasat tanggal 6 akan dipanggil Allah dan kebetulan ayah saya pada tahun 1979 pun meninggalnya Minggu malam Senin jam 00.40. Ria sekarang berpulang pukul 04.40. Trauma juga kalau Minggu menjelang Senin," sambungnya.

Dewi menambahkan, pada 1 Januari Ria kembali masuk IGD RS Fatmawati namun batal dirawat karena masalah catatan medis yang kurang lengkap. "Jadi dipulangkan, terus kita kirim ke IGD RSCM, langsung dirontgen ternyata paru-parunya sudah penuh kerendam. Malam itu langsung disedot 800 ml, sudah gitu mulai tersengal-sengal lagi dan sebetulnya pada pagi ini jam 9 mau ada tindakan medis lagi. Makanya dia disuruh puasa mulai jam 5 sore. Sebelum itu harus diisi perutnya. Saya dan suaminya sempat suapin juga," urainya.

“Pas adzan subuh suaminya langsung subuhan, terus saya gantiin jaga. Saya lihat kepalanya miring, tapi dia kadang suka bercanda. Saya tanya suster, dia koma atau kenapa? Nggak ada reaksi, dipegang nadinya terus panggil dokter jaga. Ternyata sudah sejak pukul 04.40 (wafat)," kata Dewi dengan mata berkaca kaca.

Dewi membantah kabar yang menyebutkan kondisi adiknya sempat membaik dan akhirnya memutuskan berlibur ke Bali. Dia menjelaskan bahwa Ria hanya ingin refreshing dan tetap perlu dipapah.

"Bukan membaik sebenarnya, dia liburan ke Bali. Mungkin karena jenuh bolak-balik berobat. Termasuk suaminya sebagai caregiver juga kan harus bolak-balik ke RS, makanya tujuan perjalanan ke Bali itu mereka mau refreshing. Mereka berangkat tanggal 8 Desember dan saya menyusul tanggal 16 Desember," ujarnya.

Sementara suami Ria, Mayky Wongkar, mengakui bahwa dengan kondisi seperti itu, tim dokter yang menangani Ria sudah menyatakan sang aktris tak memungkinkan untuk bertahan. Bahkan Ria juga sudah sempat merasakan firasat kalau umurnya tidak lama lagi.

Sebelumnya, Adi Bambang Irawan juga menceritakan ada firasat atau tanda-tanda Ria bakal meninggal dunia. Salah satunya, kata Adi, Ria sempat meminta diimami shalat. “Alhamdulilah kita berkumpul untuk mengantarkan Ria. Semoga dosa-dosanya diampuni. Sudah ada tanda-tanda Ria mau meninggal, menjelang 40 hari dia minta diimami shalat," katanya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Pada akhir keterangannya, Adi sempat memintakan maaf atas segala kesalahan Ria.

Ria diketahui mengidap penyakit kanker sejak 2004. Ia sempat menjalani pengobatan dan dinyatakan sembuh. Namun, ternyata sel kanker kembali muncul dan disebut sudah menjalar ke paru-paru hingga otak.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak