5 Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Jarang Diketahui, Tak Melulu Pusing
Senin, 25 November 2024 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan pada penduduk Jepang meneliti hubungan antara nokturia (terbangun di malam hari untuk buang air kecil) dan hipertensi. Secara khusus, individu yang mengalami nokturia ditemukan memiliki kemungkinan 40 persen lebih tinggi untuk mengalami penyakit ini.
Nyeri dada dapat terjadi akibat tekanan pada jantung akibat tekanan darah tinggi. Gejala ini harus ditanggapi dengan sangat serius karena dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah seperti penyakit jantung, serangan jantung, atau angina.
Menurut WHO, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ seperti jantung, ginjal, dan otak, serta dapat menyebabkan kondisi seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal.
Baca Juga: Tomat Ampuh Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi 36%, Baik Dikonsumsi Tiap Hari
Tekanan darah tinggi dapat memaksa jantung bekerja lebih keras, yang dapat menyebabkan otot jantung menebal. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi membuat jantung kurang efisien dalam memompa darah.
Kondisi ini menyebabkan penumpukan cairan di ekstremitas bawah, yang mengakibatkan pembengkakan di pergelangan kaki. Ini adalah komplikasi umum hipertensi jangka panjang.
2. Nyeri Dada
Nyeri dada dapat terjadi akibat tekanan pada jantung akibat tekanan darah tinggi. Gejala ini harus ditanggapi dengan sangat serius karena dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah seperti penyakit jantung, serangan jantung, atau angina.
Menurut WHO, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ seperti jantung, ginjal, dan otak, serta dapat menyebabkan kondisi seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal.
Baca Juga: Tomat Ampuh Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi 36%, Baik Dikonsumsi Tiap Hari
3. Pergelangan Kaki Bengkak
Tekanan darah tinggi dapat memaksa jantung bekerja lebih keras, yang dapat menyebabkan otot jantung menebal. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi membuat jantung kurang efisien dalam memompa darah.
Kondisi ini menyebabkan penumpukan cairan di ekstremitas bawah, yang mengakibatkan pembengkakan di pergelangan kaki. Ini adalah komplikasi umum hipertensi jangka panjang.
Lihat Juga :